"Nah tiba-riba dari arah berlawanan muncul dua pengendara berboncengan sepeda motor BeAt warna Putih memepet istri saya. Yang belakang langsung menghantam istri saya tepat di muka,"tutur dia.
Istrinya kaget dan beruntung masih bisa mengendalikan sepeda motornya hingga memutuskan untuk berhenti. Istrinya langsung berteriak meminta tolong hingga membuat seorang warga di sekitar lokasi kejadian keluar dari toko dekat tempat kejadian perkara.
Ketika mendapat pertolongan warga tersebut, Sumirah melihat dua orang pelaku putar arah menuju ke tempat mereka dengan kecepatan tinggi. Dua orang pelaku langsung tancap gas ke arah Yogyakarta.
"Istri saya dibawa ke Puskesmas Patuk dan kemudian saya dihubungi. Karena tidak lengkap alatnya di Patuk, saya pinjam mobil untuk membawa istri saya ke RSUD Prambanan. Dan Opname di sana 3 hari,"kata dia.
Kapolsek Piyungan Kompol Soegihartono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan guna mencari siapa pelaku penganiayaan tersebut. Soegihartono menyebut peristiwa tersebut penganiayaan karena tidak ada barang yang diambil.
"Saat itu hanya menganiaya. Karena semua barang milik korban masih aman,"tutur Kapolsek.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Ajukan Kasasi ke MA, Pengacara Terdakwa Kasus Klitih Minta Polisi Tangkap Pelaku yang Sebenarnya
-
Warganet Protes Curhatan Klitih Tak Digagas, Gibran Ngegas: Ojo Ngono Kuwi Nek Ngomong
-
Gempar Isu Hoax Klitih di Media Sosial, Kapolresta Solo: Bukan di Wilayah Kita!
-
Klitih Bukan Budaya Jogja, Arif: Ia Adalah Sejarah Kekerasan yang Terulang
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK