SuaraJogja.id - Gelombang penolakan dan kegaduhan muncul di tengah rencana kehadiran Tim Sepakbola Nasional Israel dalam ajang Piala Dunia U 20, Mei mendatang.
Terkait ini, Menkopolhukam RI Mahfud MD memberikan keterangannya, kala dijumpai pada Rabu (8/3/2023).
Mahfud mengatakan, semua persiapan terkait berlangsung Piala Dunia U-20 termasuk persiapan menyangkut kedatangan tim U-20 Israel sudah dilakukan secara rapi. Demikian juga mengantisipasi adanya penolakan-penolakan dari beberapa pihak dan berbagai tempat.
"Semuanya sudah dibahas,", kata dia, usai memberikan paparan, di Universitas Islam Indonesia.
Mahfud mengungkapkan, guna menyambut kehadiran Timnas U-20 Israel, persiapan yang sudah ditempuh di antaranya jalur politik, diplomatik dan keamanan.
"Semuanya jalur sudah kami persiapkan. tunggu saja nanti," kata dia.
Seperti diketahui, penolakan terhadap kedatangan delegasi Israel untuk Piala Dunia U-20 di Indonesia terjadi di Kota Solo hari Selasa (7/3/2023). Di mana sekelompok orang yang menamai diri mereka sebagai Aliansi Solo Raya di Gedung DPRD Kota Solo.
Kota Solo akan menjadi salah satu lokasi perhelatan Piala Dunia U-20 itu, tepatnya saat pertandingan final dan penutupan acara.
Selain itu, penolakan lainnya atas kehadiran timnas Israel itu juga muncul dari berbagai pihak dengan berbagai alasan.
Baca Juga: Persiapan Piala Dunia U-20, Shin Tae-Young Sebut Bakal Ada Perubahan Pemain
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
-
Tiga Petani Sleman Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk Tengah Sawah, Dua Orang Meninggal Dunia
-
Gara-gara Ikan di Pemancingan, Warga Gunungkidul Saling Lapor ke Polisi
-
1.155 Pelanggar Terjaring di Bantul: Ini 3 Pelanggaran Paling Dominan
-
Wings Air Kembali Buka Lagi Rute Jogja-Bandung, Cek Jadwal Lengkapnya