Penyintas Psoriasis di DIY, Claudya al Feny memperlihatkan ruam akibat penyakit tersebut dalam pertemuan bersama penyintas lain di Yogyakarta, Sabtu (30/09/2023). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
Sebab bila terlanjur parah, maka pengobatannya cukup mahal. Meski masuk program BPJS, diagnosa penyakit tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Bisa dicover bpjs, tapi perlu proses urutan pengobatan sampai ke obat injeksi," ungkapnya
Ditambahkan Oemar Saputra, Head of CSR and Corp Relations ERHA Clinic Indonesia, komunitas penyintas Psoriasis di DIY belum ada hingga saat ini. Padahal kenyataan kasus penyakit tersebut terus bermunculan.
"Karenanya kami mengumpulkan penyintas-penyintas psoriasis di jogja untuk saling berbagi dan menguatkan dalam komunitas karena penyakit ini tidak hanya menyangkut tubuh namun juga mental yang juga kena sehingga membutuhkan support dari lingkungan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah