SuaraJogja.id - Nama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjadi sorotan baru-baru ini oleh KPK. SYL terlibat dalam tindak korupsi yang terjadi di Kementerian Pertanian.
Saat ini, SYL sendiri masih berada di Roma, Italia. Namun, beberapa orang di lembaga antirasuah itu dikabarkan memastikan SYL sebagai tersangka.
Sebenarnya, apa perkara yang menyebabkan Syahrul Yasin Limpo ini disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi?.
Menelisik perjalanan kasus korupsi ini, KPK pertama kali mengumumkan bahwa pihaknya membuka penyelidikan dugaan korupsi yang terjadi di kementan pada 14 Juni 2023. Hal itu diungkapkan oleh Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.
Pada 16 Juni 2023, KPK memanggil SYL. Namun SYL tak bisa hadir dengan alasan masih melakukan perjalanan dinas untuk menghadiri G20 di India.
Bahkan dalam pemanggilan keduanya, SYL juga tak hadir dan menawar agar pemanggilan dilakukan pada 27 Juni 2023. Hal itu mengingat SYL melanjutkan perjalanannya dari India untuk ke Cina dan Korsel sebagai agenda kerjasama modernisasi pertanian dan ekspor pertanian.
Tak ingin berlama-lama, KPK menegaskan menolak tawaran SYL. Selanjutnya pemanggilan kembali dilayangkan KPK kepada SYL pada 19 Juni 2023. SYL pun hadir untuk pemeriksaan, di mana ia datang setelah dua kali pemanggilan dari KPK tak digubris.
"Saya kira apa yang dilakukan KPK ini sudah sesuai SOP. Saya memenuhi panggila KPK, yang selama dua kali kemarin dipanggil. Saya menyelesaikan semuanya dan menjawab apa yang jadi pertanyaan," ujar dia.
Dalam pemeriksaan tersebut SYL juga memiliki kegiatan dinas lainnya sembari KPK menyelidiki kasus korupsi yang menyeret namanya.
Baca Juga: Respons Berbeda Cak Imin-Mahfud MD Soal Penggeledahan Rumah Mentan Syahrul Yasin Limpo
Pada 28 September 2023 kemarin KPK melanjutkan penyelidikan dan menggeledah rumah dinas SYL di Kebayoran Baru, Jakarta Pusat.
Ditemukan sejumlah uang puluhan milir dalam bentuk mata uang asing dan 12 pucuk senjata api.
Penggeledahan rumah dinas itu tentu ada dasarnya, minimal beberapa orang dari Kementerian Pertanian sudah menjadi tersangka. Meski KPK belum mengumumkan, dugaan kuat bahwa Syahrul Yasin Limpo menjadi tersangka dalam perkara yang diselidiki KPK.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri hanya memberikan sedikit informasi bahwa kasus korupsi ini berkaitan dengan pemerasan dalam jabatan, sesuai Pasal 12 e UU Tipikor.
Hingga kini, KPK juga masih menunggu kedatangan SYL yang masih berada di luar negeri. Setibanya di Indonesia, mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu tentu langsung berurusan dengan lembaga antirasuah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation