SuaraJogja.id - Kiper PSIM Yogyakarta, Khairul Fikri Maarif dikabarkan cedera usai pertandingan terakhir menghadapi Persikab Kabupaten Bandung di putaran pertama Liga 2 2023/2024. Hal ini tentu menjadi perhatian pelatih Kas Hartadi menjelang berduel dengan Bekasi City FC.
Dokter Tim PSIM, Rudolf Noer menjelaskan bahwa Fikri mengalami cedera fracture incomplete. Hal itu terjadi di ruas jari kelingking kanan.
"Fikri retak tulang di kelingking kanan, istilahnya fracture incomplete. Kemungkinan fragmennya bergoyang," ujar Rudolf dikutip dari laman resmi klub, Kamis (2/11/2023).
Rudolf melanjutkan bahwa kondisi Fikri saat ini dalam pengawasan. Menyusul cedera di bagian jari, hal itu akan mengganggu performanya sebagai pemain yang bertanggungjawab di bawah mistar gawang.
Untuk penyembuhan lebih cepat, Tim Dokter PSIM juga sudah memberikan suplemen dalam memicu penyembuhan dari dalam tubuhnya.
"Sudah kami berikan suplementasi buat percepatan penyembuhannya. Masih perlu istirahat," kata dia.
Fikri termasuk kiper muda yang cukup diperhitungkan di Liga 2. Debut bersama PSIM Yogyakarta, pemain 20 tahun ini langsung mencetak clean sheet.
Sejauh ini mantan kiper RANS Nusantara U-20 itu sudah melakoni tiga pertandingan. Dua laga berhasil dikemas tanpa kebobolan, sementara satu pertandingan kebobolan 1 gol saat menghadapi Nusantara United.
Hingga kini, PSIM Yogyakarta masih cukup kuat di klasemen Grup B. Bertanding di enam laga, skuat Laskar Mataram sudah mengoleksi 13 poin dan duduk di peringkat kedua.
Menang empat kali beruntun di akhir putaran pertama Liga 2, menjadi motivasi PSIM untuk menyambut putaran kedua dengan hasil yang sama.
Meski begitu, PSIM wajib waspada terhadap potensi tekanan lawan yakni, Bekasi City FC yang akan bertarung di kandang. PSIM masih mengincar kemenangan kelima saat dijamu tuan rumah pada 6 November 2023.
Di sisi lain, sejumlah penggawa baru juga telah dihadirkan. Menambah daya gedor tim, pemain muda dari Borneo FC didatangkan manajemen dengan status pinjaman. Ya, Arya Gerryan diproyeksikan mampu mendapat jam terbang lebih tinggi dan bisa berkolaborasi dengan I Nyoman Sukarja di lini serang.
Di samping itu, PSIM juga mengenalkan dua pemain asingnya yakni Kim Bong-jin dari Korsel, dan terbaru adalah Augusto Carvalho da Silva Neto atau Augusto Neto dari Brasil.
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Optimistis di Putaran Kedua Liga 2, Lini Tengah jadi Alasan Tim Bisa Sapu Bersih Kemenangan
-
Resmi Merapat ke PSIM Yogyakarta, Kim Bong-jin Janji Berikan Performa Terbaik di Bawah Arahan Kas Hartadi
-
Disejajarkan Son Heung-min, Ini Prestasi Mentereng Kim Bong-Jin Gelandang Anyar PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga
-
Jaga Kesehatan Diri dan Keluarga, BRI Tawarkan Privilege Eksklusif bagi Nasabah
-
Reklasifikasi MSCI Ancam Pasar Modal RI, Pemerintah Diminta Waspadai Geopolitik Global
-
Dari Arena Panjat hingga Meja Juri, Dua Perempuan Jogja Mengukir Peran di Asian Games