Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 12 November 2023 | 18:50 WIB
Kondisi TPST Piyungan, Bantul yang sudah penuh dengan sampah. [Kontributor Suarajogja.id/ Julianto]

Dengan penurunan jumlah sampah yang masuk memang membuat penghasilan mereka berkurang. Dia menyebut saat ini penghasilan mereka dari sampah tinggal Rp 50 perhari. Mereka harus menyiasati dengan membawa bekal makan lauk seadanya agar tetap bisa membawa uang ke rumah.

Di samping itu, hampir semua pemulung juga memiliki kerja sampingan menjadi buruh. Karena operasional dari TPST Piyungan sendiri kini tinggal setengah hari. Sehingga sisanya bisa mereka gunakan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

"Sapinya juga jauh berkurang. Dulu itu 1.500 ekor, tapi karena penyakit lato-lato sekarang tinggal 400 ekor," tambahnya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga: Geger Kamar Kos di Jogja Penuh dengan Sampah hingga Air Kencing, Penghuni Tak Pernah Keluar Selama Sebulan

Load More