SuaraJogja.id - Gojek, layanan on-demand service terdepan di Indonesia, hari ini menjalin kerjasama secara resmi dengan pemerintah daerah Kabupaten Sleman untuk pengembangan UMKM dan ekonomi digital.
Perjanjian Kerjasama ini ditandatangani oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Strategic Regional Head Gojek Central West Java, Farid Isnawan di Pujasera Denggung Kabupaten Sleman.
Melalui kerjasama ini, Gojek akan melakukan pembinaan dan pengembangan komunitas usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Sleman melalui pelatihan, fasilitas pemasaran, dan promosi potensi unggulan daerah. Gojek juga turut memberikan pelatihan dan memberikan kemudahan akses pendaftaran warga Kabupaten Sleman untuk menjadi mitra usaha mikro, kecil, dan menengah di aplikasi GoFood.
Bupati Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang terjalin antara kedua belah pihak.
"Inisiatif dan inovasi yang dilakukan oleh Dinas Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Gojek ini tentu sangat bermanfaat. Inovasi ini tak hanya semakin memudahkan para UMKM untuk dapat go-online, namun juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperluas pasar dengan memanfaatkan teknologi Gojek," terangnya.
Area Head Gojek Yogyakarta, Arfiansyah Arfi menyampaikan bahwa kerjasama Pemerintah Kabupaten Sleman ini adalah sebuah langkah strategis bagi Gojek di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
"Tentu kami sangat berterima kasih dengan kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memberikan pembinaan dan pengembangan komunitas usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Sleman melalui pelatihan, fasilitas pemasaran, dan promosi potensi unggulan daerah. Hal Ini sejalan dengan tiga pilar dasar dari Gojek, yaitu Speed, Innovation dan Social Impact. Kerjasama ini, saya kira mencakup ketiganya. Speed, membuat proses Go-digital bagi para UMKM semakin cepat. Innovation, karena hal ini adalah sebuah hal baru bagi UMKM yang selama ini belum Go-digital, dan terakhir, Social Impact, karena kami ikut mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Sleman dengan membantu mereka untuk menjangkau pasar yang lebih luas," tutup Arfi.
Kerjasama ini diharapkan dapat membantu UMKM untuk terus bertumbuh pasca pandemi Covid-19.
Berdasarkan Pendalaman dari kajian LPEM FEB UI pada Maret lalu mengenai dampak ekosistem GoTo pada perekonomian nasional. Belanja konsumen Indonesia untuk platform digital seperti layanan on-demand dan belanja online tetap stabil atau meningkat, seiring dengan pelonggaran aktivitas fisik dan ekonomi di tahun 2022. Hal tersebut menandakan pergeseran perilaku konsumen dari masa pra-pandemi.
Baca Juga: Dinkes Sleman Siapkan Sederet Strategi Tekan Kasus Covid-19 saat Nataru
Chaikal Nuryakin, Ph.D., Kepala LPEM FEB UI, mengatakan studi ini penting guna memahami kebiasaan dan tren belanja konsumen sebelum dan sesudah pandemi. Di satu sisi, pandemi memaksa adopsi digital commerce yang lebih cepat yang bertahan setelah pandemi.
Di sisi lain, pelonggaran peraturan mengenai pembatasan sosial juga mempengaruhi kebiasaan belanja konsumen kembali ke
kanal offline. Selebihnya, studi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi peluang di masa depan seiring bertumbuhnya ekonomi digital Indonesia.
GoTo merupakan objek penelitian yang menarik karena memiliki ekosistem terbesar di Indonesia. Lebih lanjut, berdasarkan riset kami sebelumnya, GoTo memberikan nilai tambah sekitar 1,8−2,2% pada pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia sepanjang
tahun 2022.
"Saat pandemi konsumen telah terbiasa dengan kenyamanan yang ditawarkan layanan on−demand dan belanja online. Para mitra usaha juga terus berinovasi di masa pemulihan pasca pandemi sehingga tidak heran bila konsumen terus memanfaatkan layanan−layanan tersebut saat pembatasan fisik dilonggarkan," ujarnya.
LPEM FEB UI memperkirakan bahwa Grup GoTo memberikan nilai tambah Rp349−428 triliun terhadap perekonomian nasional, setara dengan 1,8−2,2% pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup