Galih Priatmojo
Selasa, 12 Desember 2023 | 16:31 WIB
Ilustrasi Bandara YIA Yogyakarta (bpkh.go.id/Humas BPKH)

SuaraJogja.id - Meningkatnya kasus Covid19 di Singapura dan Malaysia menjadi perhatian khusus dari Kementrian Kesehatan. Terlebih muncul kasus covid19 di Semarang usai bertemu dengan temannya yang baru saja pulang dari Singapura menjadi catatan tersendiri pencegahan penyebaran penyakit ini. 

Di DIY sendiri ada penerbangan langsung dari Bandara YIA Kulonprogo ke kedua negara tersebut yaitu ke Singapura dan Malaysia. Namun demikian, Bandara YIA masih belum menerapkan kebijakan khusus berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran kasus Covid 19.

Stakeholder Relation Manager YIA,  Ike Yutiane mengatakan berdasarkan informasi yang dia pegang, sampai saat ini pelaku perjalanan dalam dan luar negeri tidak diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksin dosis ketiga. namun pelamu perjalanan tersebut dianjurkan tetap melakukan vaksinasi sampai dengan dosis keempat.

"Pelaku perjalanan dianjurkan melakukan vaksin booster kedua, "terangnya dikutip Senin (11/12/2023) 

Vaksin booster memang dianjurkan untuk semua masyarakat terutama bagi masyarakat yang memiliki risiko tinggi penularan Covid-19. Di samping itu Penggunaan aplikasi SATUSEHAT tetap dilakukan untuk memantau kesehatan pribadi.

Ike juga menambahkan sebelum penerbangan, tetap dihimbau berkoordinasi dengan maskapai yang akan digunakan untuk memastikan perihal tersebut. Alasannya karena setiap maskapai memiliki kebijakan yang berbeda-beda.

"Sementara kebijakannya memang seperti itu, " tutur Ike. 

Sampai saat ini, pihak manajemen Lion Group yaitu Maskapai yang membuka penerbangan dari YIA ke kedua negara itu belum memberika  keterangan. Manager Humas Lion Group, Danang Mandala Prihantoro belum memberikan keterangan resmi berkaitan dengan langkah antisipasi penyebaran Covid19 tersebut. 

"maturnuwun pertanyaannya, Pak kami sampaikan,"jawab dia singkat. 

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus TPPO di Bandara YIA, Dua Tersangka Berhasil Diamankan

Terpisah, General Manager Obellix Group Monica Prihatmo mengatakan sampai saat ini, peningkatan kasus Covid 19 di Singapura dan Malaysia memang belum ada dampak terhadap tingkat kunjungan dari beberapa obyek wisata yang di bawah manajemen Obelix Group. Wisatawan manca negara masih banyak yang berkunjung ke destinasi mereka

"Kami ada Obellix Hill, Obellix Sea dan Obellix Village san semuanya belum terpengaruh," terangnya.

Kontributor : Julianto

Load More