SuaraJogja.id - Awal tahun 2024 ini, Menteri Perhubungan (menhub) RI, Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi ke Stasiun Daop 6 Yogyakarta, Senin (01/01/2024). Berangkat dari Stasiun Solo Balapan, Budi sempat turun ke Stasiun Tugu Yogyakarta dan melanjutkan keberangkatan hingga ke Purwokerto.
Dalam inspeksi ini, Budi menyampaikan dalam waktu enam bulan kedepan akan mengubah fasad dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Stasiun Lempunyangan. Kebijakan ini sebagai bentuk revitalisasi bangunan stasiun di seluruh Jawa, terutama di Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung, Surabaya dan Jakarta.
"Kita mengisi dan menginspeksi Nataru, kami bersama KAI melakukan inspeksi dari Solo, Jogja, Kutoarjo, hingga Purwokerto. Saya melihat gambar rencana pembangunan di Stasiun Jogja, termasuk ide untuk membuat taman yang cantik yang akan dipertahankan sesuai dengan keindahan yang telah ada sejak lama," paparnya.
Menurut Budi, dirinya akan bertemu dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HX X terkait revitalisasi dua stasiun di Yogyakarta tersebut. Sebab baik Stasiun Tugu Yogyakarta maupun Stasiun Lempuyangan merupakan cagar budaya yang tanahnya merupakan Sultan Ground atau milik Keraton Yogyakarta.
Apalagi Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Dalam libur Natal dan Tahun Baru (nataru) ini, sekitar 20 ribu hingga 30 ribu penumpang turun dan naik dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan setiap harinya.
"Sebagai destinasi pariwisata di Pulau Jawa, Jogja harus terus diperbaiki dan mempertahankan karakternya. Bangunan berusia ratusan tahun ini tetap cantik. Karenanya kami juga tidak lupa untuk berkoordinasi dengan Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X-red) [untuk merevitalisasi dua stasiun]," tandasnya.
Menhub yakin, dengan memperbaiki prasarana dengan baik di stasiun-stasiun, maka masyarakat akan merasa nyaman dalam menggunakan transportasi publik. Kemenhub akan menggunakan dan dari APBN untuk melakukan revitalisasi tersebut.
"Kami menugaskan KAI untuk memperbaiki dan menambah rolling stock (sarana-red), termasuk memenuhi kebutuhan kereta dari bandara ke Jogja dan sekitarnya. Dengan demikian, dana APBN dapat digunakan untuk revitalisasi, dan dana korporasi dapat dialokasikan untuk peningkatan rolling stock," ungkapnya.
Sementara Dirut PT KAI Persero, Didiek Hartantyo mengungkapkan pengembangan stasiun besar yang akan dilakukan diantaranya Stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan. Desain beautifikasi untuk stasiun Tugu Yogyakarta dilakukan dalam enam bulan ke depan.
Baca Juga: Akan Dilaporkan ke Polisi, PSI DIY Minta Ade Armando Minta Maaf Langsung ke Sri Sultan HB X
"Salah satu yang akan kita coba adalah tiang ini berwarna putih, jadi nanti kalau tiang ini kita warna putih semua dan atap itu tidak berwarna hitam, namun berwarna kekinian, tanpa menghilangkan wajah heritage-nya. Maka akan menambah keindahan dan kecantikan stasiun ini, sehingga para penumpang semakin nyaman," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air
-
Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?