Sesampai di pintu tersebut dia kaget karena mendapati pamannya berdiri menyerahkan secarik kertas dalam keadaan lehernya terluka penuh dengan darah. Dia melihat pamannya berusaha berbicara namun dengan suara terbata-bata.
Erni kemudian mengulurkan tangannya menerima surat tersebut namun karena ingat anak yang digendongnya, diapun langsung berlari menjauh sembari membuang surat dari pamannya tersebut. Dia khawatir anaknya bakal trauma.
"Saya takut. Langsung lari suratnya tak lempar, " kata dia.
Dirinya memilih lari menjauh karena saat itu tengah menggendong anaknya yang masih balita. Dia khawatir anaknya bakal trauma menyaksikan pemandangan mengerikan tersebut. Perempuan ini berlari sembari berteriak histeris meminta pertolongan.
Saat itu, Erni mengaku tidak mengetahui posisi korban seperti apa. Ia lebih memilih berlari secepat mungkin menjauh agar anaknya tidak menyaksikan peristiwa lebih mengerikan lagi. Dia kemudian berlari memanggil ketua RT setempat.
"Saya ke tempat Pak RT, " tambahnya.
Erni mengaku tidak mengetahui apa yang melatarbelakangi peristiwa pembunuhan tersebut. Namun Kamis (4/1/2023) petang selepas maghrib dirinya masih bertemu dengan korban. Saat itu, dari rumahnya dia melihat korban berdiri di teras rumah.
Kapolsek Semanu, AKP Pudjijono mengatakan saat ini jasad korban sudah berada di RS Bhayangkara untuk menjalani otopsi. Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan motif apa yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut. Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih mendapat perawatan intensif di RSUD Wonosari.
"Kami masih lakukan oenyelidikan, " tutur dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM