SuaraJogja.id - Empat orang pria harus berurusan dengan polisi setelah nekat melakukan pencurian dan pemberatan. Modusnya para pelaku beraksi menyasar sebuah villa tempat sebuah keluarga menginap saat menghadiri wisuda anak.
Kapolsek Ngaglik Kompol Mashuri menutukan peristiwa ini berlangsung pada Rabu (21/2/2024) lalu sekira pukul 15.30 WIB. Saat itu korban yang merupakan warga Kota Bekasi datang ke Sleman untuk menghadiri wisuda sang anak.
"Ketika korban kembali ke villa tempat mereka menginap, didapati barang-barang miliknya sudah hilang dan pintu belakang villa rusak karena dicongkel dengan besi," kata Mashuri, di Mapolresta Sleman, Rabu (6/3/2024).
Korban lanta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngaglik. Melalui serangkaian penyelidikan polisi akhirnya berhasil menemukan dan menangkap para pelaku.
Ada empat orang yang berhasil diamankan yakni AD (50) asal Wonogiri, TS (55) asal Wonogiri, IS (49) asal Bekasi, dan G (43) warga Bekasi. Keempat pelaku ini ditangkap di Wonogiri dan Bekasi.
"Keempat tersangka ditahan di rutan Polsek Ngaglik," ucapnya.
Disampaikan Mashuri, keempat tersangka memang spesialis pencuri rumah kosong. Termasuk ada dua tersangka diketahui merupakan residivis.
Sejumlah barang yang berhasil digondol para tersangka yakni dua laptop, dua jam tangan, emas putih 5 gram, cincin silver 5 gram, kalung mutiara. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 60 juta.
Pelaku diketahui membuang kalung mutiara berwarna putih hasil curian itu. Padahal ditaksir harga kalung mutiara itu mencapai Rp10-20 juta.
Tersangka G mengaku membuang mutiara itu karena mengira bukan perhiasan asli. Lokasi pembuangan pun jauh dari lokasi villa tersebut.
"Jauh dari TKP buangnya. Kata temen saya ini nggak (laku) jadi terus buang. Bukan emas. Nggak tahu (itu mutiara)," ungkap G.
Atas peristiwa ini para pelaku terancam Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUH Pidana. Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat