SuaraJogja.id - Polresta Yogyakarta bakal memaksimalkan patroli anggota selama bulan ramadan 2024. Hal tersebut sebagai antisipasi tindak kejahatan jalanan yang berpotensi terjadi terlebih saat waktu sahur.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma memastikan antisipasi itu dilakukan oleh setiap jajaran kepolisian di wilayah hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Fokus patroli itu memang diutamakan dilakukan pada jam-jam rawan.
"Antisipasi tidak hanya dari Polresta tetapi kemarin sesuai dengan perintah bapak Kapolda, semua polres di wilayah Yogyakarta melaksanakan kegiatan KRYD atau antisipasi kejahatan jalanan terutama menjelang dan setelah sahur," kata Aditya, ditemui di Mapolsek Gedongtengen, Kamis (7/3/2024).
Selain itu, diungkapkan Aditya, Polresta Yogyakarta secara khusus sudah membuat tim khusus untuk patroli tersebut. Termasuk nantinya pengawasan akan dibantu oleh anggota dari Polda DIY.
Pengawasan itu nantinya tidak hanya akan dilakukan pada saat sahur saja. Melainkan sudah dimulai sejak berbuka puasa di berbagai titik lokasi yang ada.
"Nanti dari Polda turun tangan langsung disebar lebar setiap jam di hampir semua sudut jalan di wilayah Yogyakarta, tidak hanya di Kota (Jogja) tetapi di Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulon Progo," ujarnya.
"Kita kerahkan semaksimal mungkin anggota full power untuk menjaga jangan sampai kejadian kejahatan jalanan terjadi," tegasnya.
Selain melakukan pengawasan dari kepolisian, Aditya meminta masyarakat juga turut aktif menjaga setiap wilayahnya masing-masing. Termasuk segera melapor ke kepolisian jika memang ditemukan ada gerombolan atau kumpulan yang mencurigakan.
"Kami minta bantuan juga partisipasi kelompok masyarakat, komunitas untuk membantu kami bila ada informasi terkait kumpul-kumpul anak muda yang dicurigai tolong segera informasikan kepada kami, akan segera kami tindaklanjuti," ucapnya.
Baca Juga: Jelang Ramadan, THE 1O1 Yogyakarta Tugu Tawarkan Pengalaman Berbuka Puasa dengan Menu Andalan
"Di bulan puasa kita ingin beribadah secara maksimal tidak terganggu oleh kejahatan jalanan dan kita juga ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Yogyakarta," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Pengamanan di Kereta Api Ditingkatkan Jelang Arus Mudik Lebaran, Semua Gerbong dan Stasiun Dilengkapi CCTV
-
Ramadan di Masjid Kampus UGM 2024, Sejumlah Menteri hingga Ulama Direncanakan Jadi Pembicara
-
Sudah Laksanakan Salat Tarawih Rabu Malam, Jamaah Aolia Gunungkidul Lebih Dulu Berpuasa 1 Ramadan
-
Polda DIY Siap Gelar Pasar Kangen Wiwitan Pasa 2024 Jelang Ramadan, Catat Tanggalnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari
-
Kantor Bank BPD DIY Wirobrajan Terbakar, Enam Motor Inventaris Ludes Dilalap Api