SuaraJogja.id - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal melibatkan sebuah truk terjadi di Jalan Daendels tepatnya Underpass Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Glagah, Temon, Kulon Progo, Rabu (13/3/2024). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan kali ini.
Penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Kulon Progo, Aipda Nuryanto menuturkan peristiwa ini terjadi pada sekira pukul 21.15 WIB malam tadi. Laka lantas tunggal ini melibatkan truk dengan plat nomor AA 8587 DJ.
Kejadian bermula ketika truk bermuatan padi tersebut melaju dari arah barat menuju timur tepatnya dari Purworejo ke Kulon Progo. Truk tersebut melintasi Jalan Daendels tepatnya lewat Underpass YIA.
"Sesampainya di TKP tiba-tiba oleng ke kanan (selatan) dan menabrak tiang dan cor beton pembatas tengah jalan underpass," kata Nuryanto, dikonfirmasi, Kamis (14/3/2024).
Berdasarkan pemeriksaan oleh polisi, truk tersebut dikendarai oleh pria berinisial SA (23) dan DW (34). Keduanya diketahui merupakan warga Purworejo, Jawa Tengah.
Pihaknya menduga laka lantas tunggal ini terjadi karena sopir truk mengantuk. Pasalnya dari olah TKP yang telah dilakukan, truk saat itu melaju dalam kecepatan normal.
"Kemungkinan karena mengantuk," ucapnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Pengemudi SA hanya mengalami luka ringan berupa lecet pinggang kanan dan dirawat di Rumah Sakit Rizky Amalia Temon
Sementara untuk DW mengalami luka lebih banyak yakni luka robek punggung kaki kiri, robek telunjuk kaki kiri, luka robek kelingking kiri dan patah kaki kiri. Ia juga telah langsung dibawa ke RS Risky Amalia Temon untuk perawatan.
Baca Juga: Hilang Konsentrasi hingga Tabrak Pagar Rumah, Dua Pemuda di Sleman Meninggal Dunia
"Sementara truk mengalami kerusakan berupa bodi depan ringsek, kaca depan pecah, spakbor belakang kanan lepas. Kerugian material ditaksir Rp10 juta," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kapal Nelayan Asal Cilacap Sempat Mati Mesin di Perarian Pantai Congot Kulon Progo, Tim SAR Gabungan Turun Tangan
-
Sepanjang 2023 Terjadi Hampir 7 Ribu Kecelakaan Lalu Lintas di DIY, Korban Meninggal Sebanyak 562 Orang
-
Tabrak Pembatas Jalan di Sleman, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia di Lokasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya
-
Resmi Promosi, Bupati Sleman Minta PSS Jaga Komitmen di Super League: Jangan Sampai Turun Kasta Lagi
-
Coretan Umpatan di Little Aresha Semakin Banyak, Psikolog UGM Tegaskan Mengikat Anak Tak Dibenarkan