SuaraJogja.id - Polisi berhasil menangkap dua pelaku kejahatan jalanan atau klitih yang sempat beraksi di wilayah Kalasan, Sleman beberapa waktu lalu. Nahas satu dari dua pelaku itu tewas usai terlibat kecelakaan saat kabur usai melakukan pembacokan.
Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian menuturkan kasus ini terungkap setelah salah satu korban melapor. Peristiwa kejahatan jalanan itu sendiri bermula pada Sabtu (2/3/2024) sekira 23.00 WIB korban melintas di SPBU Karang Kalasan.
Saat itu korban yang bersama tiga orang rekannya itu menggunakan dua unit sepeda motor. Saat di SPBU itu korban bertemu dengan dua pelaku dan saling bertatap-tatapan.
"Dari situ pelaku langsung melakukan pengejaran terhadap korban sehingga korban terpencar. Pengejaran yang pertama pelaku berhasil melukai korban di daerah punggung," ujar Adrian, Jumat (15/3/2024).
Kemudian pelaku melanjutkan pengejaran kepada korban lain. Hingga juga berhasil melukai korban lain di bagian pinggang sebelah kanan.
Usai melakukan pembacokan tersebut, kata Adrian, para pelaku justru panik hingga memutuskan untuk kabur melarikan diri. Namun nahas saat melarikan diri dua pelaku yang berboncengan ini mengalami kecelakaan setelah menabrak pemotor lain.
Satu pelaku berinisial GL (18) warga Kalasan sebagai pemboncrng masih sempat kabur. Sementara pelaku berinisial YA (17) sebagai joki harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka berat di bagian kepala hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia beberapa hari setelah kejadian.
"Modus mereka secara acak dan menggunakan celurit dalam menggunakan aksinya. Mereka hanya mengejar pengakuan, mengejar keren-kerenan. Antara pelaku dan korban juga tidak saling kenal," terangnya.
Selain menangkap pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari kejadian ini. Di antaranya dua kendaraan, baju serta sajam berupa celurit sepanjang 70 cm yang digunakan pelaku.
Baca Juga: Sempat Dikira Boneka, Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Selokan Mataram Sleman
"Bahwa terduga pelaku yanga satu itu meninggal sehingga terkait berkas tinggal 1 pelaku, inisial GL," imbuhnya.
Atas kejadian ini tersangka GL diancam dengan Pasal 170 KUHP, 351 KUHP, Pasal 75 C jo Pasal 80 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2014. Dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Gasak Ratusan Hp dari Sebuah Konter di Sleman Bernilai Rp600 Juta Lebih, Tiga Pelaku dan Satu Penadah Dicokok Polisi
-
Diduga Korsleting, Sebuah Mobil Mewah Terbakar di Ring Road Barat Sleman
-
Ditutup dan Dijaga Prajurit Kraton, Turis Asing Kecewa Tak Bisa Masuk ke Candi Prambanan
-
Bocah 4 Tahun yang Hanyut di Selokan Mataram Ditemukan Meninggal Dunia
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival