SuaraJogja.id - Jamaah Aolia yang berpusat di Kapanewon Panggang, Gunungkidul menggelar salat Idul Fitri pada Jumat (5/4/2024) pagi ini. Mereka mendahului umat muslim yang lain setelah memulai puasa tanggal 7 Maret 2024 lalu.
Jumat pagi, mereka mulai mendatangi masjid-masjid Aolia yang tersebar di sejumlah titik terutama di Kapanewon Panggang. Mereka menggelar salat Id sebagai penanda hari ini telah merayakan Idul Fitri.
Salah satunya adalah warga Dusun Panggang III Kalurahan Giriharjo Kapanewon (Kecamatan) Panggang Gunungkidul. Mereka terlihat mendatangi rumah Kyai Haji Ibnu Hajar Pranolo atau yang dikenal dengan sebutan Mbah Benu, rumah pimpinan jamaah Aolia.
Tak jauh dari tempat tersebut, beberapa ratus meter dari kediaman Mbah Benu, jamaah juga nampak mendatangi Masjid Aolia yang juga menyelenggarakan salat Idul Fitri. Namun salat Id tersebut tidak dipimpin oleh Mbah Benu langsung.
Di kediaman Mbah Benu, terlihat jamaah tua muda, lelaki perempuan sejak pukul 06.00 WIB sudah mulai berdatangan. Sembari menenteng sajadah, mereka datang dengan jalan kaki ataupun dengan sepeda motor serta kendaraan roda 4 lainnya, bahkan ada yang datang berombongan menggunakan truk dan mobil bak terbuka. Para jamaah datang bergelombang untuk mengikuti salat Idul Fitri yang digelar oleh pengelola masjid.
Gema takbir berkumandang melalui pengeras suara yang terpasang di masjid samping rumah utama, para jamaah juga melantunkan takbir sambil menunggu pelaksanaan salat Id.
Kediaman Mbah Benu nampak penuh disesaki jamaah, bahkan karena antusiasme yang tinggi, ada juga jamaah yang terpaksa membuka tikar dan sajadah untuk salat Idul Fitri di pinggir jalan, di luar pagar rumah pimpinan jamaah.
Sejumlah petugas TNI/Polri berjaga mengamankan pelaksanaan ibadah tersebut. Ada juga anggota Banser yang turut mengatur lalu lintas dan menyeberangkan para jamaah yang hendak melaksanakan salat. Mereka ikut membantu melakukan pengamanan demi kelancaran pelaksanaan sholat Id.
Tepat pukul. 06.30 WIB Ibdah Sholat Id dimulai diengan imam langsung oleh Mbah Benu. Dengan khususk para jamaah mengikuti sholat Idul Adha ini. Lalu mereka mencermsti khutbah yang disampaikan oleh Mbah Benu, pimpian mereka.
Baca Juga: Bupati Gunungkidul Batalkan Pelantikan 72 Pejabat yang Dilakukan 22 Maret Lalu, Ini Alasannya
Menantu Mbah Benu, Daud mengungkapkan hari Jumat ini (5/4/2024) Jamaah Aolia memang sudah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Mereka menggelar sholat Id terlebih dahulu dibanding dengan umat muslim lainnya.
"Semua itu berdasarkan keputusan dari Mbah Benu yang dipercaya memiliki kemampuan Laduni. Semua keputusan Mbah Benu kami ikuti. Beliau lebih tahu," kata dia, Jumat.
Meski hari ini salat Id namun Kamis malam kemarin jamaah tidak menggelar takbiran. Mereka hanya melaksanakan sholat isya saja. Pada Jumat ini mereka juga tidak menyelenggarakan halal bi halal karena langsung mempersiapkan salat Jumat.
Untuk diketahui, Jamaah Aolia adalah kelompok masyarakat yang dipimpin Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo yang dikenal dengan sebutan Mbah Benu. la menjelaskan selain memimpin jamaah, ia juga menjadi mursyid atau guru bagi jemaahnya. Jamaah ini diklaim tersebar di berbagai daerah di seluruh nusantara.
Di Kecamatan Panggang sendiri, ada sekira 10 titik yang bergabung ke Jamaah Aolia. Meski demikian, Jamaah Aolia mengaku bukanlah sebuah organisasi. Ada pun aliran yang dianut tetap ahlus sunnah wal jamaah yang telah eksis sejak 1983.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan