SuaraJogja.id - Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo membeberkan evaluasi untuk sektor wisata pada periode libur Lebaran 2024. Ia menyebut tak ada komplain yang signifikan dari para pemudik maupun wisatawan.
"Dari sisi komplain, ini juga sangat minim sekali. Tidak ada komplain, artinya seperti komplain parkir, harga yang tidak sesuai, kepadatan kemacetan itu saya kira sangat-sangat minim. Bahkan kalau saya menyebut tidak ada komplain, masalah sampah juga tidak ada," kata Singgih ditemui di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (19/4/2024).
Disampaikan Singgih, secara umum libur Lebaran di Kota Yogyakarta berjalan baik. Misalnya dari sisi kepadatan atau kemacetan arus lalu lintas yang relatif lancar dibanding tahun sebelumnya.
Kemudian dari sisi okupansi hotel pun di Kota Jogja, Singgih bilang cukup menggembirakan. Setidaknya rata-rata okupansi atau tingkat keterisian hotel mencapai 90 persen.
"Itu rata-rata, memang ada yang 100 persen, ada yang 70 persen dan ini terjadi pada saat menjelang Idulfitri. Sebelumnya masih agak landai tapi begitu Idulfitri kemudian agak naik kemudian ada penurunan lagi. Ini tren wajar kalau seperti itu," terangnya.
Menurutnya, hasil ini buah dari persiapan matang yang telah dilakukan oleh Pemkot Jogja bersama seluruh stakeholder yang ada. Didukung pula dengan perilaku para pemudik dan wisatawan yang bisa menyesuaikan diri saat berkunjung ke Kota Gudeg.
Ia berharap kondisi itu merupakan langkah awal yang baik bagi pariwisata di Kota Jogja. Terlebih dengan target untuk semakin menggaungkan quality tourism.
"Kalau saya boleh menyampaikan ini adalah wujud sebuah tahapan berikutnya adalah quality tourism. Pariwisata yang berkualitas, artinya pemudik wisatawan bisa menikmati selama berada di destinasi ini aman nyaman dan berkesan tentunya menimbulkan kenangan," tandasnya.
Sebelumnya, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma juga memastikan Kota Jogja aman terkendali selama libur Lebaran 2024. Hal itu terlihat dari nihilnya kejadian luar biasa hingga tingkat kejahatan yang rendah.
Baca Juga: Mulai Mei 2024 Tarif Retribusi Masuk Wisata Pantai di Bantul Berubah, Segini Besarannya
"Sampai dengan saat ini nihil (kejadian luar biasa) untuk wilayah Kota [Jogja]. Laka [kecelakaan lalu lintas] hanya laka-laka ringan saja, tidak ada yang serius. Mungkin hanya material saja," kata Aditya, Selasa (16/4/2024).
Selain itu, disampaikan Aditya, kejahatan jalanan yang dikhawatirkan selama libur Lebaran dapat ditekan seminimal mungkin. Sehingga berhasil untuk tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.
"Kejahatan jalanan sangat-sangat kecil sekali. Ya ada kecil-kecil kita kucing-kucingan tapi tidak yang sampai luka atau korban jiwa tidak ada. Alhamdulillah aman, Kota Yogyakarta berkat dukungan semua pihak sampai dengan saat ini tetap aman terkendali," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta