SuaraJogja.id - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sleman resmi membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada mendatang. Sejauh ini sudah ada sejumlah tokoh di Bumi Sembada yang melakukan pendaftaran.
Ketua DPC PKB Sleman, R. Agus Choliq menuturkan penjaringan bakal kepala daerah itu telah dibuka pada akhir pekan kemarin. Rencananya pendaftaran ini akan dibuka selama lebih kurang sebulan hingga Minggu (9/6/2024) nanti.
"Penjaringan sudah kita buka. Ya sampai hampir sebulan [dibuka], kami pengin mencari kader yang terbaik, baik yang dari internal atau eksternal partai bisa mendaftar lewat Partai Kebangkitan Bangsa," kata Agus, pada Senin (13/5/2024).
Diungkapkan Agus, sudah ada setidaknya tujuh nama yang mendaftarkan diri melalui PKB Sleman. Dengan rincian tiga sosok memilih posisi bakal calon bupati dan empat lainnya mengincar posisi bakal calon wakil bupati.
Tiga nama yang membidik posisi Sleman satu itu di antaranya ada nama Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya, serta dari kader PKB, Sukamto.
"Saat ini sudah ada 7 orang yang mendaftar. Ada Pak Harda, Pak Sukamto, Bu Kustini via online sudah daftar melalui PKB. Tiga orang calon bupati lalu wakilnya empat," terangnya.
Agus menuturkan pendaftaran penjaringan itu memang dibuka melalui daring terlebih dulu. Kemudian disusul dengan pengembalian atau pengumpulan berkas hard file ke DPC PKB Sleman secara langsung.
"Hard file itu diantarkan ke Kantor DPC PKB, kalau bukti keseriusan di situ nanti akan mendapatkan bukti kalau sudah menyerahkan berkas. Lalu bukti itu diunggah lagi di online baru bisa dinyatakan orang itu mendaftar secara sah di PKB," paparnya.
Sementara ini, kata Agus, belum semua kandidat yang mendaftar mengumpulkan berkas secara langsung. Termasuk Kustini yang masih mendaftar melalui daring atau online saja.
"Iya [Bu Kustini] masih online, kalau Pak Harda sudah [kembalikan berkas] Sabtu kemarin," imbuhnya.
Baca Juga: Alih-alih Bongkar Separator Ring Road, Pakar UGM Sarankan Hal Ini
Setelah pendaftaran daring dan mengumpulkan berkas secara luring, nantinya para kandidat akan lanjut untuk menempuh fit dan proper test di DPC PKB Sleman. Dari sana nama-nama yang berpotensi akan diajukan ke DPP.
"Di DPP nanti juga akan dilakukan ujian kompetensi masing-masing calon, baru nanti muncul SK dari DPP," ucapnya.
DPC PKB Sleman sendiri berperan untuk memberikan nama-nama nominasi untuk diserahkan ke DPP PKB sesuai dengan urutan prioritas. Sedangkan untuk keputusan nama bakal calon kepala daerah yang akan diusung tetap berada di tangan DPP PKB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
-
4 HP Snapdragon Paling Murah Terbaru 2025 Mulai Harga 2 Jutaan, Cocok untuk Daily Driver
Terkini
-
Bantul Siaga! Puncak Musim Hujan 2026 Ancam Bencana Cuaca Ekstrem
-
Berkinerja Positif, BRI Raih 10 Prestasi Terbaik di Sepanjang Tahun 2025
-
Waspada! Ini 3 Titik Kemacetan Paling Parah di Yogyakarta Saat Malam Tahun Baru
-
Lestarikan Warisan Budaya Jawa, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Jampi Pawukon bagi Para Tamu
-
Jogja Jadi Tourist Darling, Pujian Bertebaran di Medsos hingga Kunjungan Destinasi Merata