SuaraJogja.id - Hingga akhir pendaftaran calon perseorangan bupati dan wakil bupati Bantul yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), ternyata sama sekali tidak ada yang mendaftar. Sampai dengan hari kelima (12/5/2024) dari jadwal Penyerahan dokumen syarat dukungan pasangan calon perseorangan tidak ada yang berminat.
Ketua KPU Bantul, Joko Santosa menuturkan hingga hari terakhir kemarin, tak satupun masyarakat atau tokoh masyarakat di Kabupaten Bantul yang menyerahkan dukungan Calon Perseorangan. Masa pendaftaran sendiri dibuka sejak tanggal 8 mei-12 mei 2024.
"KPU Bantul sebelumnya pada tanggal 5 mei 2024 mengumumkan melalui media massa cetak dan medsos syarat perseorangan," kata Joko, Senin (13/5/2024).
KPU menyebut jumlah dukungan bakal pasangan calon perseorangan sebanyak 55.656 dukungan dan tersebar di 9 (Sembilan) Kapanewon. Di Bantul sendiri ada 17 Kapanewon.
Dia menambahkan hari Minggu pukul 23.59 WIB KPU Bantul menutup penyerahan dukungan minimal bakal pasangan calon perseorangan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul tahun 2024 dan dinyatakan nihil untuk bakal pasangan calon perseorang di Kab Bantul.
Joko menyampaikan sesuai jadwal tahapan pendaftaran pasangan calon yang diusulkan melalui partai politik akan dimulai tanggal 27 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2024, kemudian penetapan pasangan calon dilakukan pada tanggal 22 september 2024 dan pelaksanaan kampanye dari tanggal 25 september sampai dengan 23 November 2024.
"Kita berharap Masyarakat Bantul dapat berperan aktif untuk bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul tahun 2024 dengan penuh kegembiraan," ujar dia.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bantul, Mestri Widodo menjelaskan bahwa sebenarnya KPU Bantul sudah sejak bulan April 2024 menyampaikan informasi mengenai jenis formulir yang akan digunakan oleh bakal pasangan calon perseorangan, bahkan pihaknya juga sudah membuka helpdesk dan hotline pencalonan perseorangan di Kantor KPU Bantul setiap hari Senin-Minggu dari jam 08.00-16.00 WIB.
"Meski hotline kami sediakan namun tidak ada satu pihakpun yang berusaha menghubungi atau menanyakan syarat-syarat pemenuhan dukungan bakal pasangan calon perseorangan," tambahnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
DPC PKB Sleman Susul Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Ada Nama Kustini hingga Harda
-
Tak Ingin Durhaka dengan Ibu, Juon Izinkan Hevearita Gunaryanti Rahayu Kembali Maju Dalam Kontestasi Pilkada Semarang
-
Pilkada Jogja 2024: PPP Bermanuver, bakal Gandeng Lima Partai Bentuk Koalisi Besar
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial