SuaraJogja.id - Kejadian apes dialami oleh Sarwadi warga Padukuhan Rejosari RT 04 Kalurahan Terong Kapanewon Dlingo Bantul. Lelaki berumur 50 tahun ini harus mengalami kerugian Rp350 juta lebih usai kandangnya yang berisi 8.000 ekor ayam ludes terbakar.
Peristiwa ini ramai menjadi perbincangan warganet usai diunggah di akun media sosial @merapi_uncover. Peristiwa ini juga menghebohkan warga sekitar yang kesulitan membantu memadamkan api karena minimnya air.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana W mengatakan peristiwa ini terjadi Minggu (2/6/ 2024) sekira pukul 07.00 WIB. Kandang itu untuk memelihara ayam milik PT. Brantas Abadi Santosa dengan sistem kerjasama.
"Kandang itu diurus oleh dua orang anak kandang," terang dia dikutip Senin (3/6/2024).
Dia mengungkapkan asal api tersebut berasal dari sisi mana. Namun saat itu pengurus atau anak kandang mengaku ketiduran dan bangun sudah mendapati api yang sudah membesar.
Melihat api sudah membesar, kemudian pengurus kandang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun mereka kesulitan karena minimnya peralatan dan juga persediaan air.
"Salah satu anak kandang bahkan tertimpa reruntuhan sekam yang terbakar," ujar dia.
Warga yang melihat peristiwa itu kemudian berusaha memadamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api dapat di padamkan sekira pukul 08.10 WIB oleh masyarakat Rejosari, JagaWarga, FPRB, Damkar BPBD Bantul di mana Mobil Pemadam yang Terlibat dari Piyungan dan Imogiri.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran Kandang ayam dipicu karena pemanas yakni arang dari tungku yang di gunakan untuk menghangatkan ayam merambat ke sekam yang ada pada alas kandang ayam sehingga api cepat merambat dan membakar kandang yang terbuat dari galfalum.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Bus Pariwisata Terbakar di Parkiran Kota Jogja
Akibat kejadian ini kandang yang terbakar berpotensi roboh dan api dapat merambat ke pemukiman warga. Serta Kandang berisikan sekira 8000 ekor ayam potong habis terbakar.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval