Terpisah, Sekretaris DPD Gerindra DIY Nur Subiyantoro menilai poster tersebut sebagai wujud dukungan dari masyarakat kepada Danang Wicaksana Sulistya atau yang akrab disapa DWS.
"Jadi saya selaku Ketua Tim Monitoring Pilkada 2024 dari DPD Gerindra DIY memang menemukan adanya foto dan gambar-gambar Bu Kustini berpasangan dengan Mas Danang di media sosial. Tentu kami menanggapi itu semua dengan senang, karena begitu besar dan begitu tingginya antusias warga Sleman memberikan dukungan kepada Mas Danang untuk dipasangkan dengan Bu Kustini," kata Ketua Tim Monev Pilkada se-DIY tersebut.
Kembali mencuatnya nama DWS, menurut Nur merupakan hal yang wajar mengingat pria kelahiran 4 Januari 1979 tersebut salah satu tokoh populer di kalangan warga Sleman.
"Karena kita tahu Mas Danang ini sudah beberapa kali ikut berkontestasi di Sleman, dan juga merupakan warga asli Sleman," terangnya.
Walau begitu, Nur menegaskan pihaknya urung bisa menindaklanjuti lebih jauh terkait keberadaan poster bergambar Kustini dan DWS tersebut.
Pihaknya masih akan membahasnya lebih lanjut dengan DWS yang saat ini sedang berada di tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji.
"Kami belum bisa konfirmasi ke Mas Danang, karena saat ini Mas Danang baru menunaikan ibadah Haji. Jadi nanti sepulang beliau dari berhaji tentu akan kami sampaikan kepada beliau. Kemudian nanti untuk tindaklanjutnya, kami harus berembug dengan berbagai pihak," jelas Nur.
Menyoal kemungkinan DWS berpasangan dengan Kustini pada Pilkada Slemab 2024, Nur secara tersirat tak menutup kemungkinan tersebut.
"Gerinda ini kan partai yang sangat terbuka, dan kami diajarkan oleh Pak Prabowo, dan sudah dicontohkan oleh Pak Prabowo bahwa Gerindra ini bukan partai pendendam, dulu Pak Prabowo pernah tanding dengan Pak Jokowi, tapi kenyataannya juga bisa bersama. Nah tentu kalau untuk kebaikan, untuk masyarakat, demi bangsa dan negara, kenapa tidak," tegasnya.
Baca Juga: Sleman Gencarkan Gerakan Intervensi, Stunting Melandai di Angka 12,4 Persen
Viral Video Pertemuan Kustini dan Danang
Sementara itu, sebelum muncul poster bergambar Kustini dan DWS, kedua tokoh politik tersebut sempat hangat jadi perbincangan setelah beredar video saat mereka bertemu di sebuah resto.
Dalam video pendek berdurasi 19 detik itu, tampak DWS sedang berbincang dengan Kustini. Selain itu, juga terlihat Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Sleman, Raudi Akmal yang juga merupakan anak bungsu dari Kustini.
DWS saat itu membenarkan bahwa benar baru saja bertemu dengan Kustini seperti video yang tersebar di WhatsApp. DWS mengatakan, pertemuan itu terjadi pada Sabtu (25/5/2024).
"Betul. Sabtu lalu, setelah pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 53 Kab Sleman. Kebetulan sedang mengantar kakak saya berangkat haji," kata DWS.
Ia tidak menampik, dalam pertemuan tersebut juga sedikit banyak membahas tentang Pilkada Sleman yang akan digelar pada November 2024, mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu