SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, mengimbau 87 lurah yang baru dilantik untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan di daerah tersebut.
Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi, menyatakan bahwa kelurahan merupakan garda terdepan dalam masyarakat dan memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan kualitas hidup.
"Kelurahan sebagai entitas otonom kini tidak lagi dianggap sebagai tingkat terendah dalam struktur pemerintahan, melainkan sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat," ujar Siwi dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah 87 lurah, Senin (24/6/2024).
Siwi menambahkan bahwa penambahan masa jabatan selama dua tahun diharapkan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja dan mengimplementasikan program-program yang bertujuan untuk kesejahteraan dan kemandirian masyarakat kelurahan.
Selain itu, Siwi juga menekankan beberapa tugas yang perlu dilanjutkan, termasuk mendukung branding "Wates Bangkit".
"Kita belum memiliki landmark yang menarik, jadi kita akan mengusung branding 'Wates Bangkit'. Mulai 2024, dengan dukungan dana keistimewaan, kita akan menata Alun-alun Wates. Mohon dukungannya untuk 'Wates Bangkit'," kata Siwi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo, Jazil Ambar Was’an, menyatakan bahwa pelantikan lurah hari ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Beberapa ketentuan mengenai desa telah diubah untuk menyesuaikan dengan dinamika dan perkembangan hukum serta kehidupan ketatanegaraan Indonesia.
Salah satu perubahan penting dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 adalah Pasal 39 ayat 1, yang menetapkan bahwa kepala desa memegang jabatan selama delapan tahun sejak pelantikan.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Koperasi Wanadelima, Pemkab Kulon Progo Kembangkan Pertanian Terpadu Sidomulyo
"Sehingga, masa jabatan lurah yang sebelumnya enam tahun kini menjadi delapan tahun," ujar Ambar. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
5 Tempat Ayam Goreng Legendaris di Jogja yang Wajib Masuk List Weekend Kamu
-
Malaysia Healthcare Expo 2025 Berlangsung di Yogyakarta, Hadirkan 14 Rumah Sakit Terkemuka
-
Film 'Siapa Dia' Momentum Transformasi LSF dari Lembaga Sensor Jadi Lembaga Klasifikasi Umur
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?