SuaraJogja.id - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul menerjunkan pengawas baik panitia pengawas pemilu kecamatan maupun tingkat kelurahan atau desa dalam melakukan pengawasan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pilkada 2024.
"Jajaran pengawas ini akan melakukan pengawasan secara melekat kepada panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang bertugas melakukan coklit untuk memastikan coklit dilaksanakan sesuai prosedur," kata Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Kamis.
Selain itu, kata dia, jajaran pengawas juga akan melakukan uji petik terhadap pemilih yang telah dilakukan coklit oleh pantarlih bentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul pada tiap tempat pemungutan suara (TPS).
"Uji petik ini dilakukan untuk memastikan bahwa pantarlih memang benar-benar 'door to door' atau dari pintu ke pintu warga dalam melaksanakan coklit," katanya.
Didik juga mengatakan, untuk memastikan tahapan coklit data pemilih Pilkada berjalan sesuai prosedur, lembaga ini telah menyampaikan imbauan secara tertulis kepada KPU Bantul dan kepada panitia pemungutan suara (PPS) tingkat kelurahan se-Bantul.
Lebih lanjut dia mengatakan, beberapa hal yang diingatkan kepada jajaran KPU Bantul antara lain agar pantarlih mendatangi pemilih secara langsung, pantarlih tidak melimpahkan tugasnya kepada orang lain atau menggunakan joki pantarlih.
"Pantarlih harus melaksanakan tugasnya tepat waktu, pantarlih harus membawa dan memakai perlengkapan coklit, pantarlih cermat dalam melaksanakan tugas terutama untuk mendeteksi pemilih yang memenuhi syarat dan pemilih yang tidak memenuhi syarat," katanya.
Dia mengatakan, KPU Bantul sendiri telah memulai tahapan coklit dengan menerjunkan petugas pantarlih sebanyak 2.847 orang untuk melaksanakan coklit di sebanyak 1.484 TPS yang disiapkan untuk pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2024.
Baca Juga: PKS Usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta, Pengamat Politik UGM: Langkah Kuatkan Bargaining Politik
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja