SuaraJogja.id - Direskrimsus Polda DIY telah menangkap enam influencer yang diduga mempromosikan situs judi online melalui media sosial mereka.
Pada konferensi pers di Mapolda DIY, Kombes Pol Idham Mahdi menyatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan antara Mei dan Juni 2024.
Keenam influencer yang ditangkap adalah GB (23), AS (22), MI (23), LA (23), MK (22), dan KS (49), dengan tiga di antaranya masih berstatus pelajar atau mahasiswa.
Mereka menggunakan akun Instagram, Facebook, dan X untuk memasarkan situs judi online dan menerima komisi dari setiap pemain yang bergabung.
"Mereka memiliki follower, banyak pengikutnya sehingga dalam menjalankan operasionalnya itu dimudahkan," katanya, Selasa (2/7/2024).
Idham menyebutkan bahwa para tersangka telah menjalankan aktivitas ini selama dua bulan dan menerima imbalan antara Rp3-5 juta per bulan. Pembayaran dilakukan melalui transfer bank tanpa pertemuan langsung.
"Imbalannya langsung dengan melalui transfer dan tidak ketemu muka. Ini yang perlu kita kembangkan, aliran-alirannya perlu kita koordinasikan kepada seluruh stakeholder terkait," ujar dia.
Polda DIY akan terus mengembangkan penyelidikan untuk menangkap bandar judi online dengan berkoordinasi bersama Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Para pelaku pun disangkakan dengan Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2024 tentang ITE, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Baca Juga: Mobil Dinas Berplat Jakarta yang Digunakan Pemuda di Jogja Viral, Polisi Akui hanya Beri Teguran
Sebagai langkah pencegahan, Polda DIY telah memblokir 251 link situs judi online dan mengajukan pemblokiran ke Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti oleh Menkominfo. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama