SuaraJogja.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Yogyakarta secara intensif mengawasi proses pencocokan data pemilih (coklit) untuk Pilkada 2024.
Kegiatan ini dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di seluruh wilayah kota.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Yogyakarta, Siti Nurhayati, mengungkapkan bahwa pengawasan ketat melibatkan 45 pengawas pemilu kelurahan/desa (PKD) di Kota Yogyakarta.
"Kami menurunkan 45 PKD di 45 kelurahan se-Kota Yogyakarta untuk mendampingi pantarlih dalam melaksanakan coklit," kata Siti, Kamis (4/7/2024).
Pengawasan ini berlangsung sejak 24 Juni 2024 dan akan berjalan selama 30 hari hingga akhir masa coklit.
"Kami menambah satu hari hingga 25 Juli untuk memastikan proses pengiriman data dari pantarlih ke PPS juga terawasi," jelas Siti.
Menurut Siti, pengawasan ketat ini penting untuk memastikan coklit dilakukan berdasarkan data dan dokumen kependudukan yang valid dan akurat. Pelibatan PKD memastikan setiap pantarlih melaksanakan coklit sesuai surat keputusan (SK) tanpa diwakilkan.
Selain pengawasan melekat, PKD juga melakukan uji petik untuk memastikan proses coklit sesuai regulasi. Setiap hari, mulai dari hari keempat coklit hingga tujuh hari sebelum berakhirnya masa coklit, PKD akan mengambil sampel dari 10 KK di wilayah masing-masing.
"Selama 21 hari, akan ada 210 KK yang diuji petik oleh PKD untuk memverifikasi pelaksanaan coklit sesuai regulasi. Kami memastikan tidak ada pantarlih yang hanya menempelkan stiker coklit tanpa melakukan coklit langsung," kata Siti.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024: Aturan APK di Bantul Diperketat, Larangan Pemasangan Diperluas
Lebih lanjut, Bawaslu juga akan membandingkan data hasil coklit pantarlih dengan data dari instansi lain, termasuk dinas sosial, untuk memberikan masukan kepada KPU.
"Data disabilitas lengkap dari dinas sosial akan kami bandingkan dengan data lain sehingga kami dapat memberikan masukan yang akurat kepada KPU terkait kelengkapan data warga Kota Yogyakarta," ujarnya.
Untuk diketahui, Pilkada Serentak 2024 di Kota Yogyakarta akan digelar pada 27 November 2024 untuk memilih pasangan wali kota dan wakil wali kota. Daftar pemilih Pilkada 2024 di Kota Yogyakarta akan mengacu pada daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024, yang mencatat 321.645 pemilih, terdiri dari 166.851 perempuan dan 154.794 laki-laki. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro