SuaraJogja.id - Pejabat Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi, aktif mendorong pengurangan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya. Pemkab Kulon Progo mengoptimalkan berbagai sumber anggaran untuk memperbaiki RTLH yang ada.
Menurut Siwi, pada tahun 2024, terdapat 6.818 rumah di Kulon Progo yang dikategorikan sebagai RTLH berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo.
Baru-baru ini, pengurangan RTLH dilakukan dengan menggandeng Direktorat Jaminan Sosial, yang memberikan bantuan senilai Rp20 juta untuk memperbaiki 20 rumah di Kulon Progo. Bantuan ini disalurkan ke lima keluarga di Kapanewon Nanggulan dan 15 rumah di Kapanewon Lendah.
"Kami di pemerintah berkewajiban memfasilitasi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Kami mohon dukungan semua pihak agar dengan data yang tepat dan sasaran yang jelas, kita dapat bersama-sama mengintervensi masalah ini," jelas Siwi dikutip dari Harianjogja.com--jaringan Suarajogja.id, Minggu (7/7/2024).
Siwi juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam upaya pengurangan RTLH.
"Dengan gotong royong dan swadaya masyarakat sekitar, proses renovasi dapat terlaksana. Dengan keterlibatan masyarakat, diharapkan setiap warga bisa mendapatkan rumah layak huni yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Kepala Seksi Perumahan DPUPKP Kulon Progo, Muhammad Nur, menyatakan bahwa ada program rutin dari dinasnya untuk mengurangi RTLH. Pada tahun 2024, melalui APBD Kulonprogo, program bedah rumah menyasar 191 keluarga yang tersebar di 40 kalurahan.
"Tentunya kami menerima usulan dari tiap kalurahan, lalu diverifikasi dan diputuskan 191 keluarga yang menerima bantuan bedah rumah," ungkapnya.
Namun, dibandingkan dengan tahun 2023, jumlah penerima bantuan bedah rumah pada tahun 2024 menurun. Pada tahun 2023, sebanyak 300 keluarga menerima manfaat program ini.
Baca Juga: Terbanyak di Kulon Progo, Pemda DIY Tutup 32 Titik Lokasi Tambang Ilegal
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru