SuaraJogja.id - M (58) warga padukuhan Ngrombo 2, rt.003, rw 012 Kalurahan Karangmojo Kapanewon Karangmojo Gunungkidul ini dilaporkan ke polisi. Lelaki yang disebut 'Orang Pintar' ini dituduh melakukan pencemaran nama baik usai menerawang posisi motor curian berada di rumah salah satu warga Ponjong.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan tuduhan menyembunyikan sepeda motor curian tersebut bermula saat ketika warga Kalurahan Karangmojo Kapanewon Karangmojo bernama Nuryanti kehilangan sepeda motor di sebuah toko wilayah Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong pada Senin (29/7/2024).
Usai kejadian, Nuryanti kemudian melaporkannya ke Polisi. Karena ingin sepeda motornya segera ditemukan maka Nuryanti mencoba mendatangi 'orang pintar' (dukun) yang bernama M (58). Kepada M, Nuryanti menanyakan sepeda motornya berada di mana.
Saat itu, M memberi petunjuk jika sepeda motor Nuryanti berada di kandang milik Supriyanti warga Dusun Silingi Rt.005/001 Kalurahan Umbulrejo Kapanewon Ponjong Gunungkidul. Dan untuk memastikannya, Nuryanti kemudian meminta tolong kepada Dukuh Ngrombo, Sugiyanto (55) mendatangi kediaman Supriyanti.
Selasa (30/7/2024) kemarin, Supriyanti didatangi oleh dua orang lelaki pada Selasa (30/07/2024) pukul 19.30 WIB. salah satu diantaranya memperkenalkan diri sebagai seorang Dukuh Padukuhan Ngrombo 1 Karangmojo.
Sang dukuh menjelaskan maksud kedatangannya. Dukuh Sugiyanto kemudian menanyakan kepada Supriyanti apakah mengetahui peristiws pencurian sepeda motor si toko kelontong di wilayah Kelurahan Genjahan.
“Korban waktu itu mengiyakan mengetahui karena lokasinya tak jauh dari rumahnya. sehingga pada saat itu Dukuh Ngrombo 1 kemudian bertanya apakah korban mempunyai kandang di belakang rumah dan dijawab ada,"terang Kapolsek Ponjong Kompol Hendra Prastawa.
Setelah dijawab ada, Dukuh Ngrombo I lantas mengatakan bahwa motor curian tersebut berada di kandang belakang rumah Supriyanti. Supriyantipun menepisnya karena tidak ada sepeda motor di kandang belakang rumahnya.
Namun Supriyanti merasa takut karena hanya berdua dengan anak perempuannya. Supriyanti kemudian memanggil Ketua RT setempat untuk menemaninya melihat keberadaan kandang di belakang rumah ada motor hasil curian atau tidak.
Baca Juga: Ikan Misterius Raksasa Terdampar di Pantai Gunungkidul, Warga Geger
“Mereka kemudian bersama-sama melihat ke kandang belakang rumah korban namun ternyata tidak ada,"terang dia.
Karena tidak menyembunyikan sepeda motor curian dan merasa dituduh, Supriyanti akhirnya mengadukan kejadian yang dialaminya ke Polsek Ponjong. Supriyanti datang ke Mapolsek Ponjong didampingi puluhan warga.
" saat ini masih melakukan pendalaman dan memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan,"tambah Hendra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi