Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 06 Agustus 2024 | 12:47 WIB
Produk inovasi permen karet Draco-chew buatan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM. (dok.Istimewa)

Selanjutnya, intensitas warna ekstrak buah naga dibandingkan dengan disclosing solution atau suatu larutan pewarna plak gigi standar di bidang kedokteran gigi.

"Betasianin dalam ekstrak kulit buah naga dapat mewarnai plak gigi, sehingga memudahkan masyarakat mendeteksi keberadaan plak di permukaan gigi yang belum terjangkau oleh sikat gigi," ungkap Shabrina, anggota tim PKM lainnya.

Dengan mengunyah permen karet, kata Shabrina, dapat meningkatkan produksi air ludah yang membantu dalam pembersihan rongga mulut. Serta mengangkat plak gigi yang masih belum matang.

Hal itu membuat permen karet ekstrak kulit buah naga ini mempunyai beragam kegunaan dalam pencegahan karies. Mulai dari mendeteksi atau mewarnai keberadaan plak, membantu mengangkat plak gigi serta meningkatkan produksi air ludah.

Baca Juga: Periksa Sejumlah Saksi dan CCTV, Polisi Cari Pemuda Bersajam dalam Kasus Kecelakaan Mahasiswi Unisa

Shabrina bilang, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai komposisi permen karet Draco-chew yang lebih baik. Serta dilakukan uji lainnya agar aman dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Namun begitu, produk inovasi permen karet Draco-chew yang dapat mengangkat dan mendeteksi keberadaan plak gigi ini dapat diproduksi massal. Serta dimanfaatkan masyarakat untuk memperbaiki cara menggosok gigi dan membantu mencegah terjadinya karies.

"Permen karet ini diuji toksisitas dan lainnya sehingga kelak dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Kami berharap semoga permen ini dapat mengurangi kasus gigi berlubang terutama yang terjadi pada anak-anak," ungkap dia.

Load More