SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta segera akan melakukan perbaikan Jembatan Padasan yang menjadi akses dan penghubung masyarakat di Kapanewon (Kecamatan) Pakem dan Kapanewon Cangkringan.
"Kami akan segera memperbaiki Jembatan Padasan, karena mobilitas masyarakat di Jembatan Padasan ini cukup tinggi sehingga perlu secepatnya dilakukan perbaikan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan aman," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Sleman, Minggu.
Sebelumnya, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi Jembatan Padasan yang mengalami kerusakan, Bupati Sleman bersama pejabat terkait lainnya meninjau langsung jembatan tersebut pada Sabtu (10/8) sore.
Jembatan penghubung antara Kapanewon Pakem dan Kapanewon Cangkringan ini tampak berlubang di sejumlah titik. Sehingga hal tersebut dirasa mengganggu kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan.
"Ini nanti yang jelas akan kami tambal terlebih dahulu. Nanti kalau dananya turun sekitar September akan langsung ditambah," katanya.
Jembatan Padasan ini dibangun pascaerupsi Gunung Merapi 2010 oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan diresmikan pada 2012 oleh ketua BNPB saat itu Syamsul Maarif.
Beberapa pemangku kepentingan yang turut dalam kegiatan peninjauan tersebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Mirza Anfansury, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Nur Fitri Handayani dan Panewu Pakem, Dewanto Tri Nugroho.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar