SuaraJogja.id - Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman periode 2024-2029 telah resmi dilantik dan diambil sumpah janjinya. Prosesi pelantikan itu dilakukan pada Senin (12/8/2024).
Acara dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Sleman, Wari Juniati di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sleman. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa turut hadir dalam prosesi pelantikan.
Dalam acara itu turut dilakukan prosesi penyerahan palu pimpinan DPRD dan buku memori jabatan dari pimpinan DPRD masa jabatan 2019-2024, Haris Sugiharta kepada pimpinan sementara DPRD Sleman masa jabatan 2024-2029, Y. Gustan Ganda.
Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, yang dibacakan oleh Bupati Sleman, mengucapkan selamat kepada anggota DPRD Kabupaten Sleman masa jabatan yang telah dilantik.
Anggota DPRD disebut memiliki ikatan kuat sebagai perpanjangan tangan dari partai politik. Kendati demikian, mereka tetap diingatkan untuk tetap memprioritaskan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
"Sinergitas dan kolaborasi kerja kolektif antara DPRD dan Kepala Daerah harus diarahkan secara positif untuk memberikan respon cepat dalam pemecahan persoalan kerakyatan di tingkat lokal," kata Kustini.
Disampaikan Kustini, Pemerintah berharap, anggota DPRD terlantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Mulai dari hari ini sampai dengan purna tugas nanti.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman periode 2019-2024, Haris Sugiharta menerangkan, selama 5 tahun masa jabatan, tercatat 1 anggota DPRD yang mengalami pergantian antar waktu. Pada masa kepemimpinannya, juga telah ditetapkan 73 peraturan daerah.
Dia berharap, anggota DPRD terlantik dapat melanjutkan perjuangan anggota sebelumnya. Tujuannya untuk terus membangun Kabupaten Sleman lebih baik lagi.
"Kepada anggota DPRD Kabupaten Sleman masa jabatan 2024-2029 selamat atas dilantik dan diangkatnya saudara sebagai anggota DPRD Sleman," ucap Haris.
Diketahui, perolehan kursi untuk masing-masing partai di antaranya, PKB 7 kursi, Partai Gerindra 6 kursi, PDI Perjuangan 13 kursi, Partai Golkar 6 Kursi, Partai Nasdem 3 kursi, PKS 6 kursi, PAN 6 kursi, PPP 3 kursi.
Pada tiap daerah pemilihan, terwakili masing-masing 7 anggota untuk dapil Sleman 1, kemudian 8 anggota dapil Sleman 2, 9 anggota untuk dapil Sleman 3. Lalu 8 anggota dapil Sleman 4, kemudian 9 anggota untuk dapil Sleman 5, dan 9 anggota untuk dapil Sleman 6.
Berita Terkait
-
Jalan Kaki Usai Dilantik, Keluarga Ini Berhasil Tempatkan 3 Anggotanya Duduki Kursi DPRD Gunungkidul
-
Dua Mahasiswi Jadi Korban Begal Payudara di Kawasan Selokan Mataram Dalam Waktu Berdekatan, Ini Kata Polisi
-
Warga Sleman Tertabrak Kereta Api di Kawasan Gamping, Begini Kondisinya
-
Bapak dan Anak Penyedia Jasa Jip Wisata di Sleman Dibekuk Polisi Usai Kedapatan Konsumsi Barang Haram
-
Begal Payudara Kembali Beraksi di Sleman, Korban Alami Syok hingga Pingsan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai