SuaraJogja.id - F (30) warga asal Dusun Jonge RT 003/004 Kalurahan Pacarejo Kapanewon Semanu, Gunungkidul ditemukan tewas gantung diri di Dusun Kalibatok Rt.07 Kalurahan Bangunjiwo Kapanewon Kasihan Bantul, Selasa (3/9/2024) sore kemarin.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widgnya menuturkan F ditemukan gantung diri sekitar pukul 16.32 WIB oleh istrinya REY (32) di rumah istrinya di Dusun Kalibatok. Saat itu rumah dalam keadaan kosong ditinggal kerja.
"Jadi istrinya kerja, F sebenarnya juga kerja," ujar dia, dikutip Rabu (4/9/2024).
Awal mula kejadian pada pagi hari seperti biasa, Istri F berangkat kerja lebih dahulu dan F berangkatnya belakangan. Sepulang dari kerja sekira pukul 16.30 F langsung membuka pintu rumah dan kaget melihat Korban sudah dalam keadaan gantung diri.
Istri F langsung menangis dan berteriak teriak kemudian datang warga sekitar. Kemudian mereka menelpon polsek kasihan melaporkan adanya orang gantung diri. Sesaat kemudian polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
"Kami mengumpulkan bahan keterangan dari saksi," tambahnya.
Saat ditemukan F gantung diri dengan memakai tali plastik warna putih panjang 2 meter. Setelah di adakan pemeriksaan dari INAFIS Polres Bantul dan dokter dr Puskesmas Kasihan 2. Bahwa di tubuh F tidak ditemukan tanda tanda penganiaayaan murni gantung diri.
Pihaknya kemudian menyerahkan ke pihak keluarga disaksikan lurah dan dukuh untuk di kebumikan sebagaiama mestinya. Pihak keluarga sudah menerima dengan adanya musibah tersebut.
Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567, yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Baca Juga: Pemkab Bantul Gelar Pemilos Serentak, Jadi Satu-satunya di Indonesia
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik