SuaraJogja.id - Salah satu calon Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyambangi para pedagang di Teras Malioboro (TM) 1, Rabu (4/9/2024) petang. Jadi momen pertama kali hadir di salah satu ikon Kota Yogyakarta tersebut, Hasto yang didampingi sejumlah relawan Yogyakarta Cerdas Merakyat dan Langkah Nyata (Cemerlang) berbelanja sejumlah makanan tradisional dan kerajinan dari pedagang.
Disela-sela belanja, mantan bupati Kulon Progo tersebut dicurhati sejumlah pedagang. Mereka berkeluh kesah dengan kondisi para pedagang saat ini.
"Yang saya serap dari pedagang lantai 2, mereka meminta untuk dipromosikan agar lebih banyak pembeli yang datang. Kalau di lantai 1 kelihatannya sudah lebih puas. Lantai 3, kalau kita lihat sekilas, lantai 3 yang menjajakan dagangan sama dengan lantai 2 itu agak berat karena lantai 2 sudah ada dagangan yang sama. Itu yang saya lihat," paparnya, Rabu.
Menurut Kepala BKKBN tersebut, inovasi diperlukan agar semakin banyak wisatawan yang datang ke TM 1 agar tempat belanja tersebut menjadi magnet. Salah satunya dengan dibangunnya diorama mengenai sejarah Yogyakarta.
Dengan demikian selain berbelanja kerajinan dan kuliner di TM 1, wisatawan bisa mendapatkan pengalaman lebih tentang ke-Yogya-an. Diorama bisa dibangun dengan memanfaatkan teknologi.
Hal ini penting karena para pedagang ingin "naik kelas" dan tak sekedar pendapatannya bertambah. Inovasi tersebut yang masih menjadi PR besar ke depan.
"Setiap orang yang datang ke Jogja, kalau belum masuk diorama yang ada di teras [malioboro 1] ini, rasanya belum lengkap karena diorama bisa membawa dokumentasi yang bagus, misalnya dokumentasi dengan Sultan, atau dengan keagungannya melalui teknologi buatan yang ada di sini. Tidak harus bertemu dengan Sultan langsung, misalnya, tapi bisa saja hologram beliau ada di sini," jelasnya.
Sementara Ketua Relawan Yogyakarta Cemerlang, Satya Bilal mengungkapkan, mereka sengaja mendampingi Hasto untuk bertemu para pedagang di TM 1. Hasto yang selama ini dikenal sebagai pemimpin baik di tingkat kabupaten hingga ke level nasional diyakini mampu menampung berbagai keluh kesah masyarakat Kota Yogyakarta.
"Tadi juga Pak Hasto memberikan semangat kepada teman-teman pedagang dan Paguyuban di Teras Malioboro 1. Nah, kami teman-teman pelawan dari Yogyakarta ikut mendampingi agar makin banyak hal bisa disampaikan masyarakat Jogja pada Pak Hasto, termasuk masukan bagi pedagang agar semakin naik kelas," imbuhnya.
Baca Juga: Tok!, PDIP Usung Hasto-Wawan di Pillwakot Jogja
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah