SuaraJogja.id - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta kembali mengadakan vaksinasi rabies secara gratis. Sebanyak 3.000 dosis vaksin rabies telah disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakata, Sri Panggarti menuturkan selain di kalurahan masing-masing, vaksinasi rabies diberikan secara gratis di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta. Vaksinasi gratis itu dilakukan selama bulan September 2024.
Pada tahun ini pemilik hewan akan mendapatkan buku vaksinasi rabies. Buku itu berisi identitas pemilik, riwayat vaksinasi dan berbagai informasi terkait rabies dan kesehatan hewan.
"Jadi untuk masyarakat yang belum sempat datang saat jadwal vaksinasi rabies di kelurahan masing-masing, bisa langsung datang ke Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta. Syarat-syaratnya sama seperti vaksinasi rabies di kelurahan," kata Panggarti dalam keterangannya, Minggu (15/9/2024).
Berdasarkan catatan yang sudah ada sampai 11 September 2024, realisasi vaksinasi rabies sudah dilaksanakan di 21 kelurahan. Dengan menyasar sebanyak 597 kucing, 187 anjing dan 4 kera.
Sedangkan vaksinasi rabies gratis yang dilayani di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta dan praktik dokter hewan swasta sebanyak 109 kucing dan 29 anjing.
Sementara itu Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta drh Muhammad Arifin menjelaskan beberapa persyaratan hewan yang dapat divaksinasi. Mulai dari hewan harus dipastikan dalam kondisi sehat dan berusia minimal 4 bulan.
Untuk hewan betina dalam kondisi tidak bunting dan menyusui serta hewan sudah diberikan obat cacing minimal satu minggu dan maksimal tiga bulan sebelum vaksin. Kegiatan vaksinasi rabies gratis itu untuk hewan berdomisili di Kota Yogyakarta dibuktikan dengan pemilik hewan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk.
"Kebanyakan kucing, lalu anjing terus ada beberapa kera. Hewan yang divaksin akan mendapatkan buku vaksinasi rabies. Satu buku untuk 10 ekor untuk lima tahun. Ini untuk rekam medis hewan yang divaksin. Vaksinasi (rabies) pengulangan satu tahun sekali," tambah Arifin.
Baca Juga: Terobos Lampu Merah, Bus Wisata Penuh Penumpang Tabrak Motor di Jogja, 1 Nyawa Melayang
Sejumlah masyarakat Kota Yogyakarta yang merupakan pemilik hewan kesayangan baik kucing dan anjing pun mengaku terbantu dengan kegiatan vaksinasi rabies yang digelar Pemerintah Kota Yogyakarta di kelurahan-kelurahan. Kucing memang masih menjadi hewan peliharaan terbanyak yang divaksin.
Stefani yang membawa kucing mixdom peliharaannya mengaku sangat terbantu karena kegiatan vaksinasi rabies gratis yang diberikan Pemkot Yogyakarta. Dia menyebut vaksinasi rabies di klinik hewan swasta biayanya sekitar Rp 300 ribu.
"Senang banget soalnya gratis. Membantu sekali untuk mahasiswa yang punya kucing. Kalau gratis menghemat biaya. Semoga lebih dikembangkan lagi untuk vaksin kucing dan hewan-hewan lain," ucap Stefani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat