SuaraJogja.id - Geliat Pilkada 2024 sudah memanas sejak awal September 2024 kemarin. Bantul, salah satu kabupaten yang berada di selatan DIY juga sudah memunculkan nama-nama kandidat Bupati Bantul.
Nama Untoro Hariadi adalah calon Bupati yang diusung PAN dan PPP bertarung di kontestasi Pilkada nanti. Untoro Hariadi didampingi calon wakilnya, Wahyudi Anggoro Hadi yang akan merebutkan kursi di Bumi Projotamansari.
Namun siapa sebenarnya Untoro Hariadi yang akan maju di Pilkada Bantul?. Berikut ini akan dibahas sosok Untoro yang memiliki latar belakang sebagai dosen.
Dr. Untoro Hariadi, M.Si., lahir di Bantul, pada 21 Mei 1967. Ia merupakan seorang peneliti sekaligus dosen di Fakultas Pertanian, dengan fokus pada Bidang Keahlian Sosial Ekonomi Pertanian di Universitas Janabadra, Yogyakarta.
Saat ini, Untoro mengajar di program studi Agribisnis S1 Universitas Janabadra.
Untoro menyelesaikan pendidikan Sarjana di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1992, kemudian meraih gelar Magister di bidang Ilmu Lingkungan UGM pada tahun 2005, serta menyelesaikan S3 Ilmu Geografi UGM pada tahun 2020.
Kehidupan Pribadi
Untoro Hariadi menikah dengan Imma Zumrotun, S.H., dan memiliki dua anak. Ia tinggal di Trirenggo, Bantul, DI Yogyakarta.
Baca Juga: 1000 Relawan Siap Beraksi, Kustini-Sukamto Dapat Dukungan Tak Terduga di Pilkada Sleman
Latar Belakang dan Pendidikan
Pendidikan dasar diselesaikannya di SD Bantul Timur (1980), SMP Negeri 1 Bantul (1983), dan SMA Negeri 2 Bantul (1986).
Ia kemudian melanjutkan ke Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih gelar Sarjana Filsafat (S.Fil) pada 1992, serta Magister Ilmu Lingkungan dari UGM pada 2005. Pada 2020, ia meraih gelar Doktor dari Fakultas Geografi UGM.
Karier
Untoro Hariadi telah menjalani karier di berbagai sektor, termasuk organisasi non-pemerintah, akademisi, dan sektor publik.
Di awal kariernya, ia menjabat sebagai Sekretaris di Jogjakarta NGO Forum (1993–1995) dan peneliti di The Center of Energy Studies (1998–2003). Ia juga pernah menjadi Staf Khusus Bupati Bantul (2005–2008) yang saat itu Bantul dipimpin Idham Samawi, Selanjutnya ia pernah ditunjuk sebagai Staf Khusus di PT BP Kedaulatan Rakyat (2009–2014).
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu