SuaraJogja.id - Relawan Bolone Mase menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Sukamto pada Pilkada 2024 mendatang. Ribuan relawan siap digerakkan untuk mendukung pemenangan tersebut.
Diketahui bahwa Bolone Mase merupakan relawan pendukung Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden terpilih saat Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Ketua Bolone Mase Kabupaten Sleman, Ari Hidayat menuturkan ada beberapa hal yang akhirnya mendasari dukungan tersebut. Salah satunya rekam jejak program yang telah dilakukan Kustini sebagai bupati petahana dalam periode pertamanya menjabat.
"Program selama periode yang lalu dari 2020 sampai yang sekarang, Bu Kustini sudah menjalankan program-programnya dengan baik. Misalnya perbaikan jalan dan lain-lain," kata Ari saat ditemui usai deklarasi dukungan di Sleman, Selasa (24/9/2024).
"Yang kedua untuk kesejahteraan rakyat dan pendidikan juga di Sleman saat ini sangat bagus," imbuhnya.
Disampaikan Ari, relawan Bolone Mase sendiri sejalan dengan salah satu partai pengusung di Koalisi Indonesia Maju (KIM) yakni PAN. Sehingga dukungan ini sekaligus sejalan dengan dinamika politik yang ada di Bumi Sembada.
Tercatat setidaknya, Ari bilang ada seribu lebih relawan di Bolone Mase di Kabupaten Sleman. Mereka siap ikut membantu pemanangan paslon Kusuka dalam Pilkada nanti.
"Kami sudah punya struktur organisasi sampai tingkat padukuhan, dan kami targetnya setiap TPS ada dua orang untuk jadi relawan Kustini-Sukamto. Kita sekitar 1.000an anggota," ungkapnya.
Dia berharap ke depan paslon Kusuka dapat terus melanjutkan program-program yang baik di Sleman. Termasuk yang menjadi prioritas yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: ASN di DIY Dilarang Pose Politik, Siap-siap Disanksi Tegas
Sementara itu, Calon Bupati Sleman petahana Kustini Sri Purnomo menyambut baik dukungan tersebut. Dia berharap bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan lebih banyak relawan lagi di Sleman.
"Kita itu memang koalisi dengan rakyat sleman, termasuk relawan-relawan. Semoga nanti bisa kolaborasi dengan adanya relawan yang ada di Kabupaten Sleman, dari berbagai macam asal usul," ujar Kustini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK