SuaraJogja.id - Rony Wijaya Indra Gunawan adalah sosok politikus yang sudah banyak diketahui di kalangan legislatif di Bantul. Ketua DPC Demokrat Bantul ini tak menyiakan kesempatannya terjun di Pilkada 2024 sebagai calon Wakil Bupati Bantul.
Ronny sapaan akrabnya memiliki latar belakang pengusaha. Hal ini juga membuatnya yakin bisa maju dalam Pilkada di Bumi Projotamansari.
Berpasangan dengan Joko Purnomo, Rony juga mendapat dukungan penuh dari DPP Demokrat untuk menang di kontestasi Pilkada 2024 ini.
Berikut ini akan dibahas lebih dalam sosok Rony Wijaya Indra Gunawan.
Profil
Rony Wijaya Indra Gunawan merupakan warga Bantul yang berdomisili di Kapanewon Banguntapan. Rony lahir pada 25 Februari 1978 yang kini sudah menginjak usia 46 tahun.
Rony menikah dengan Yessy Yusnita dan dikaruniai tiga orang anak. Untuk diketahui istrinya juga ikut dalam Pileg 2024 kemarin.
Pendidikan
Rony Wijaya diketahui alumni dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah. Semasa kuliah, Rony juga terlibat dengan banyak organisasi.
Baca Juga: Profil Lengkap Heroe Poerwadi, dari Jurnalis hingga ke Perebutan Kursi Wali Kota Jogja
Riwayat Hidup
Rony Wijaya memiliki latar belakang pengusaha. Untuk diketahui ia memiliki usaha ponsel, properti dan juga perkebunan yang ada di Bantul.
Tak hanya sibuk dengan usahanya, Rony juga mendirikan LSM Indonesian Monitoring Procedure of Law (Implaw) yang aktif hingga hari ini.
Karier Politik
Rony mengawali karier politiknya dan bergabung dengan Partai Perindo 2017 lalu. Dua tahun berselang, ia tertarik bergabung dengan Partai Demokrat pada 2019.
Rony pun mendapat suara dan berhasil menjadi anggota legislatif pada 2019. Ia menjadi Anggota DPRD Bantul pada 2019-2024 dan kembali terpilih untuk kedua kalinya pada 2024-2029.
Rony terpilih untuk Dapil III yakni, Imogiri, Pleret dan Dlingo.
Sukses membawa namanya masuk sebagai anggota legislatif, Rony juga dipilih menjadi Ketua DPC Demokrat Bantul pada 2021 lalu hingga saat ini.
Punya banyak suara di Bantul, ia sempat menjajal untuk mencalonkan diri menjadi Ketua DPD Demokrat DIY. Sayang ia gagal dan memilih fokus untuk DPC Demokrat di Bantul.
Kedekatannya dengan petinggi Demokrat membawa jalannya lebih mulus di kontestasi Pilkada Bantul 2024. Rony mendapat rekomendasi dari DPP Demokrat untuk berpasangan dengan Joko Purnomo.
Namun saat masih berstatus bakal calon Wakil Bupati Bantul, Rony sempat dipasangkan dengan Abdul Halim Muslih yang merupakan Bupati Petahana Bantul yang juga adalah Ketua DPC PKB Bantul.
Tetapi, komunikasi antar dua partai disebut-sebut tak mulus, sehingga Rony memilih mengubah manuver dan bergabung bersama PDI Perjuangan mendampingi Joko Purnomo.
Joko-Rony didukung oleh enam partai dalam kontestasi Pilkada 2024 ini di antaranya, PDI Perjuangan, Demokrat, PKS, Partai Ummat, PPP dan Perindo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo
-
Tren Harga Komoditas Pangan Mulai Merangkak Naik Jelang Ramadan, Pemkab Sleman Imbau Warga Tak Panic