"Stasiun yang sekarang akan menjadi pintu gerbang depan, sementara stasiun baru akan berada di atas jalur rel, dengan akses dari utara dan selatan," papar EVP Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo disela sterilisasi di Stasiun Yogyakarta, Kamis Pagi.
Menurut Bambang, tahap pertama pembangunan yang dilakukan pada pengembangan prasarana. Seperti halnya beberapa stasiun diluar Daop 6, stasiun baru nanti akan dibangun dengan konsep concourse atau area terbuka.
Konsep ini sesuai dengan blueprint pengembangan Stasiun Yogyakarta yang merupakan bangunan cagar budaya. PT KAI tidak akan mengubah fasad stasiun yang sudah ada namun menambah luas area emplasemen, termasuk jalur relnya.
Pengembangan stasiun akan dilakukan secepatnya. PT KAI bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
"Pengembangan stasiun nantinya akan dilakukan oleh pemerintah melalui DJKA. Peron yang ada saat ini sempit, dan itu membahayakan penumpang. Dengan perluasan rel, peron akan diperlebar," jelasnya.
Ditambahkan Manager Humas PT Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, sterilisasi dan perluasan Stasiun Yogyakarta dilakukan bukan tanpa sebab. Kebijakan itu mendukung pengembangan pariwisata di Yogyakarta. Tercatat sekitar 12 ribu penumpang, baik KA Jarak Jauh, KRL maupun KA Bandara yang masuk ke Stasiun Daop 6 Yogyakarta.
"Stasiun yogyakarta merupakan salah satu pintu masuk wisatawan sehingga perlu terus dikembangkan sarana dan fasilitasnya," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Pembongkaran Kelar 90 Persen, Sebanyak 33 Warga Bong Suwung Belum Punya Tempat Tinggal Pengganti
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!
-
Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis
-
Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara
-
Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob
-
Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung