SuaraJogja.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul telah menerima surat suara, Jumat (18/10/2024) pagi. Sebanyak 628.364 surat suara tiba di Gudang KPU Gunungkidul sekira 07.12 WIB.
Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryani menuturkan, jumlah tersebut sudah sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2,5 persen. Surat Suara tersebut kemudian disimpang di Gudang yang berada di bagian belakang kantor KPU Gunungkidul.
"Di sini sudah ada logistik yang lain," kata dia, Jumat (18/10/2024).
Dia menambahkan setelah menerima surat suara, pihaknya bakal melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Penyortiran dan pelipatan surat suara ini bakal dilaksanakan selama 3 hari.
Penyortiran dan pelipatan surat suara bakal dilaksanakan pada hari Senin hingga Rabu atau mulai tanggal 20 hingga 22 Oktober 2024 mendatang. Sebanyak 105 orang tenaga penyortiran dan pelipatan surat suara bakal dikerahkan.
"Nanti kalau ada surat suara yang rusak kita klaimkan ke perusahaan percetakan untuk kita mintakan ganti," tambahnya.
Asih menuturkan, selain surat suara, saat ini yang sudah ada di gudang KPU di antaranya adalah Kotak Suara, Bilik Suara, Tinta, Paku dan Bantalan. Pihaknya juga telah menerima Alat Peraga Kampanye (APK) untuk sosialisasi.
Untuk segala prosesnya mulai dari penerimaan surat suara hingga pendistribusian logistik selalu mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Hal ini untuk menjamin keamanan dari logistik Pilkada.
"Di sini ada petugas yang berjaga 24 jam," tutur dia.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, KPU Kota Yogyakarta Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih Tembus 80 Persen
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar GSM Bertema "Noesantara 45" Sambut HUT ke-81 RI