SuaraJogja.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, mengalokasikan anggaran tahun 2024 untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tujuh titik strategis, dengan tujuan memperluas kawasan hijau di wilayah tersebut.
"Persentase RTH di Bantul masih sekitar dua persen, sehingga kami targetkan pembangunan RTH tahun ini selesai. Kami memiliki enam hingga tujuh titik untuk pembangunan RTH," ujar Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi, Selasa (29/10/2024).
Bambang menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, minimal 30 persen dari luas wilayah harus dialokasikan untuk RTH. Dengan demikian, idealnya 70 persen wilayah dapat digunakan untuk bangunan, sementara sisanya sebagai area hijau.
"Saat ini RTH di Bantul telah mencapai 98 persen dari target 30 persen total wilayah. Namun, masih ada kekurangan sekitar dua persen. Oleh karena itu, kami fokus menyelesaikan pembangunan di tahun 2024, karena beberapa titik hampir selesai," tambah Bambang.
Pembangunan RTH tersebar merata di wilayah Bantul, seperti di Trirenggo, Banguntapan, dan area lainnya. Untuk pembiayaan, anggaran sebesar Rp2 miliar dari APBD dialokasikan dengan rata-rata Rp200 juta per lokasi.
Lebih lanjut, Bambang berharap keberadaan RTH di Bantul dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Pemerintah kelurahan juga diharapkan ikut menjaga dan merawat RTH yang telah diserahkan pemkab.
"RTH ini tidak hanya sebagai fasilitas rekreasi, tetapi juga edukasi, wisata, dan memberikan keindahan serta kenyamanan. Yang utama adalah RTH mampu menciptakan kawasan yang dapat menyuplai oksigen," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo