SuaraJogja.id - Seorang pengunjung Pasar Imogiri Bantul mendadak meninggal dunia saat tengah mengobrol dengan pengunjung lain, Senin (4/11/2024) sekira pukul 07.30 WIB tadi pagi. Peristiwa ini tentu menggegerkan pengunjung pasar tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan korban adalah Suradi (56) warga Dusun Ngrancah Rt 01 Kalurahan Sriharjo Kapanewon Imogiri. Sebelum meninggal korban nampak mengobrol dengan rekannya Sukardi (60) warga Dusun Kerten Kalurahan Imogiri, Imogiri, Bantul.
"Korban terlihat ngobrol dengan tukang ojek di sana," ujar dia.
Jeffry menyebut sekira pukul 06.15 WIB, korban bersama Sukardi mengobrol di kursi komplek Pasar Tradisional Imogiri. Dan sekira pukul 07.30 wib tiba-tiba korban merasa sakit perut dan jatuh tersungkur dan tidak sadarkan diri.
Baca Juga: 8 Tempat Wisata yang Jadi Saksi Bisu Sejarah Berdirinya Kota Yogyakarta
Pada waktu itu Kanit Lantas Polsek Imogiri Iptu SUDARTO lewat di tempat kejadian dan menginformasikan ke WA group Polsek Imogiri kalau ada orang meninggal mendadak di TKP. Selanjutnya Pawas, piket reskrim, Samapta, piket intelkam mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP tersebut.
"Polisi menghubungi Puskesmas I Imogiri,"kata dia.
Kemudian tim medis Puskesmas Imogiri 1 dr Ika Oktaviani memeriksa korban dan dinyatakan korban sudah meninggal dunia. Dokter menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Beberapa saat kemudian, keluarga korban datang ke TKP. Mereka meminta agar korban dibawa pulang menggunakan ambulance jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Imogiri I dan Inafis polres Bantul dipimpin Aiptu Wijanarko menyebukan jika ditemukan luka lecet di pelipis dan dagu dimungkinkan karena korban jatuh tersungkur di TKP. Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di bagian tubuh korban.
Baca Juga: Jambret Emak-emak di Banguntapan, Pelaku Tak Tahu Kalau Korban Akhirnya Meninggal Dunia
Berdasarkan keterangan keluarga bahwa korban mempunyai riwayat darah tinggi. Atas kejadian tersebut keluarga menerima kematian korban dengan membuat surat penyataan yang ditandatangani oleh Istri korban dan kemudian diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Dewi Yull Akan Hadir di Pemakaman Ray Sahetapy
-
Ray Sahetapy Mualaf di Masjid Istiqlal, Anak Ingin Perjalanan Islam Ayahnya Ditutup di Sana
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
-
Deddy Mizwar Melayat Ray Sahetapy, Ungkap Film Ecek-Ecek hingga Kenangan Tak Terlupakan
-
Puluhan Tahun Jadi Mualaf, Kebaikan Ray Sahetapy Diungkap Orang Terdekat
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan