SuaraJogja.id - Polisi bakal menyelidiki kasus video asusila yang dilakukan seorang laki-laki mirip anggota DPRD Gunungkidul berinisial HN dengan perempuan yang belum diketahui identitasnya. Polisi bakal mendalami kasus penyebaran video asusila ini agar ada titik terang dan tidak lagi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini menuturkan pihaknya pasti akan mendalami terlebih dahulu siapa yang telah menyebarkan video tersebut. Namun sebelum itu, pihaknya harus melakukan penelitian digital forensik terkait dengan video tersebut apakah murni video adegan porno ataukah sudah hasil editing.
"Makanya nanti akan kami teliti video itu apakah asli atau tidak," ujarnya, Rabu (27/11/2024).
Pihaknya bakal meneliti lebih dalam apakah video tersebut hasil menyambungkan potongan video-video lain sehingga menghasilkan video seperti yang beredar atau memang murni hanya dari satu adegan yang kemudian diperpendek durasinya. Polisi memang harus mendalami untuk memastikan keaslian video itu.
Kapolres mengatakan, kasus penyebaran video asusila ini masuk kategori delik aduan dan tidak perlu adanya laporan dari masyarakat polisi pasti bakal menyelidikinya. Di sisi lain, Kapolres mengakui jika memang sampai saat ini belum ada satu laporan dari warga masyarakat berkaitan dengan video asusila ini.
"Belum, belum ada laporan dari manapun. Makanya kami menggunakan dasar laporan informasi untuk menindaklanjutinya," tambahnya.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Ahmad Mirza mengatakan sekarang pihaknya kini melakukan penyelidikan terlebih dahulu karena tujuan utamanya adalah menemukan siapa yang pertama kali menyebarkan video tersebut. Tentunya nanti yang bakal menyandang status tersangka dalam kasus video asusila ini adalah penyebar pertama terlebih dahulu.
"Yang pertama menyebarkan terlebih dahulu," ungkapnya.
Ahmad Mirza mengatakan berbicara bahasa hukum pelaku dalam video itu tidak bisa dijadikan tersangka. karena pihak lain tidak bisa mengetahui tujuan membuat dan menyimpan video porno itu. Kecuali jika kemudian pelaku dalam video tersebut bertujuan untuk menyebarkannya sendiri.
Baca Juga: Sendirian dan Sakit, Kakek di Gunungkidul Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Pihaknya akan mendalami peran dari pemeran dalam video tak senonoh itu apakah dia memang salah satu yang menyebarkan atau hanya sekedar menyimpan. Dan saat ini memang tahapnya masih mencari informasi terlebih dahulu berkaitan dengan video tersebut.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY