SuaraJogja.id - Warga Kalurahan Mulyodadi Kapanewon Bambanglipuro geger. Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas mengambang di Bendungan Cangkring, Jalan Samas, Kamis (28/11/2024) pagi tadi. Setelah diselidiki, mayat tersebut adalah korban kecelakaan tunggal.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menuturkan, mayat tersebut ditemukan Kamis pagi tadi sekira pukul 07.30 WIB. Mayat tersebut adalah MHR (23) warga Dusun Jogonandan Kalurahan Triwidadi Kapanewon Pajangan, Bantul
"Korban adalah pengendara sepeda motor yang melintas," kata dia.
Penemuan mayat tersebut bermula ketika hari Kamis tadi sekira pukul 07.00 WIB, warga yang bernama Murtijo asal Dusun Banjarwaru Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden mengendarai motor dari jalan Samas belok kanan arah Tegal lurung, Gilangharjo, Pandak, Bantul.
Sesampai di jembatan Bendungan Cangkring ketika pandangannya ke arah sungai seperti melihat mayat, selanjutnya Murtijo balik arah ke arah Jalan Samas mengecek ke arah bendungan dan melihat 1 orang mayat yang ada di bawah pintu air.
"Penemuan mayat itu kemudian dilaporkan ke polisi," kata dia.
Usai mendapat laporan, pihaknya kemudian menuju ke lokasi kejadian dan mengevakuasi jasad korban. Petugas Inafis Polres Bantul dan Puskesmas Bambanglipuro melakukan pemeriksaan luar jasad tersebut
Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Bambanglipuro ditemukan luka lecet di bahu sebelah kanan korban, luka lecet di tangan sebelah kanan korban dan terdapat luka terbuka dengan tulang kaki patah di paha kanan di atas lutut.
"Jasad ini sepertinya korban kecelakaan," kata dia.
Baca Juga: Pemda DIY Punya 2.052 Unit Rumah Subsidi Kosong, Warga dengan Gaji UMR Jogja masih Ada Harapan?
Selain memeriksa saksi yang menemukan, polisi juga meminta keterangan dari warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan warga sekitar yang bernama Mulyani Santosa, Kamis pagi sekira pukul 04.00 WIB mendengar suara benturan keras ketika sedang berada di dalam rumah.
Perempuan itu mendengar suara keras "brakkkk" di arah depan rumah di mana di depan rumah Mulyani adalah jalan raya. Kemudian perempuan itu membangunkan suaminya dan suami mengecek ke depan rumah arah jalan raya akan tetapi tidak ada apa apa.
Polisi kemudian meneliti lokasi kejadian dan menemukan motor N-MAX warna biru dongker nopol AB 3375 KO di sungai sekitar 500 meter dari korban ditemukan. Ditemukan kulit pohon terkelupas di pohon dekat ditemukannya motor.
Selain itu juga ditemukan kunci motor merk yamaha, pecahan deck warna biru dongker sekitar 4,90 meter dari pohon yang terkelupas tersebut. Pada saat ditemukan korban tersangkut di pintu bendungan dan masih menggunakan helm BMC warna hitam.
"Kami juga memeriksa rekaman CCTV milik warga," tambahnya.
Setelah melihat CCTV yang ada di dekat TKP penemuan motor yaitu di rumah Mulyani terungkap jika korban mengendarai motor sendirian dari arah selatan ke arah utara. kemudian korban menabrak pohon dan masuk ke arah sungai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air