Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Rabu, 04 Desember 2024 | 17:56 WIB
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman Raden Haris Martapa. (ANTARA/Sutarmi)

"Saat awal, kapasitasnya 30 ton. Ini sudah sangat bagus," katanya.

Saat ditanya soal penanganan bau yang mungkin muncul, Haris menuturkan hal ini akan dicegah menggunakan alat pengering. Dia mengaku alat yang dipasang menggunakan teknologi terbaru, sehingga penanganan bau akan lebih sempurna.

"Harapannya masyarakat ketika membuang sampah sudah terpilah. Jadi pengangkutan dan pengolahan sampah bisa lebih efisien," katanya.

Baca Juga: Mayat Pria di Bangunan Ruko Baru Jalan Colombo Sleman Ternyata Korban Penganiayaan, Polisi Buru Pelaku

Load More