SuaraJogja.id - Berkah bertubi-tubi didapat pedagang es teh asal Grabag, Magelang, Sunhaji. Gegara dihardik Gus Miftah saat berjualan di acara sholawatan, ia kebanjiran rezeki.
Rezeki yang didapat Sunhaji pun tak main-main, mulai dari bergepok-gepok uang, hadiah rumah hingga umroh.
Terkini, pascadisambangi Gus Miftah ke kediamannya untuk minta maaf, Sunhaji didapuk sebagai anggota kehormatan Banser DIY.
Dikutip dari nu online, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DIY, Abdul Muiz menerangkan urgensi mengangkat Sunhaji sebagai anggota kehormatan Banser DIY karena yang pertama adalah jamaah pengajian Gus Miftah.
"Kemudian urgensi kedua yakni Sunhaji butuh dukungan dari semua kalangan termasuk warga NU apalagi ia juga merupakan Nahdliyin sehingga mengangkatnya sebagai anggota dirasa perlu," terangnya.
Abdul Muiz menyebut bahwa keputusan tersebut sudah dikoordinasikan dengan Satkornas Banser serta Ketua Umum GP Ansor.
"Ini jalan tengah sebagai upaya mencegah hal-hal yang berpotensi memecah dan meluas kepada yang tak substansi," imbuhnya.
Sunhaji didapuk sebagai anggota kehormatan Banser DIY bertepatan ketika mendatangi Ponpes Ora Aji asuhan Gus Miftah di Kalasan, Sleman.
Sunhaji yang awalnya datang mengenakan pakaian batik setelah didapuk sebagai anggota kehormatan langsung berganti kostum mengenakan seragam Banser lengkap.
Baca Juga: Tok! Pemda DIY Anggarkan Rp42 Miliar untuk Makan Bergizi Gratis
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat