SuaraJogja.id - Polisi akhirnya menetapkan AM (28) sebagai tersangka atas meninggalnya Reza Malinda (22), perempuan yang jasadnya ditemukan di gudang ekspedisi yang berada di padukuhan pacar Kelurahan Wonokromo Kapanewon Pleret Bantul, Sabtu (7/12/2024) lalu.
AM adalah suami korban yang berasal dari dusun Puton, Kelurahan Trimulyo, Kabupaten Jetis, Bantul. Saat ini suami korban sudah diamankan dan ditahan di mapolres Bantul untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menuturkan, berdasarkan penyelidikan yang mereka lakukan usai penemuan mayat korban Sabtu pagi kemarin, dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan suami korban sebagai tersangka.
"Kami telah amankan dia tadi dan sudah mengakui," ujar dia.
Dari hasil penyelidikan bahwa di lokasi kejadian terdapat 4 orang, yakni R, F, AM (tersangka) dan korban. Dari keterangan F, bahwa pada saat keluar dari TKP mendapatkan cerita dari R bahwa pada saat di TKP melihat dan mendengar cekcok antara tersangka dan korban. Setelah itu F dan R pergi menginggalkan TKP.
Keterangan R, lanjut dia, pada saat kejadian mendengar dan melihat bahwasannya AM dan korban sedang cekcok. R juga sempat mendengar beberapa kali suara benturan dan suara merintih. R sempat melihat korban meronta-ronta dengan posisi tengkurap di depan tersangka.
"R menyebut pada saat mau meninggalkan TKP melihat korban dalam keadaan tengkurap tidak bergerak," tambahnya.
Selanjutnya dari hasil interogasi terhadap saksi-saksi telah mengerucut kepada terduga pelaku adalah AM yang tidak lain adalah suami korban. Tim Opsnal Jatanras Polda DIY bersama Tim Opsnal Jatanras Polres Bantul dan Polsek Pleret lantas mengamankan seorang terduga pelaku atas nama AM (28) yang merupakan suami korban.
Setelah dilakukan penangkapan terhadap beberapa orang yang kuat diduga sebagai pelaku tindak pidana tersebut selanjutnya dilakukan interogasi awal dan terduga pelaku pun mengakuinya.
Baca Juga: Senggolan Motor Berujung Maut, Pelajar Gunungkidul Tewas Terlindas Mobil Tak Dikenal
"Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dimaksud dalam Pasal 338 KUHP. Itu pasal yang kami kenakan," tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku terungkap jika AM melakukan pembunuhan tersebut karena tersulut emosi ketika dibangunkan oleh korban. Di samping itu, pelaku juga sempat menenggak miras bersama dua temannya.
Sebelumnya diberitakan Reza Malinda, perempuan asal Dusun Blawong RT 01, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Bantul ditemukan tewas di Gudang CV VIP ekspedisi di Dusun Pacar Brajan RT 03, Kalurahan Wonokromo, Kapanewon Pleret Bantul, Sabtu (7/12/2024) siang.
Tidak ditemukan luka di tubuh korban namun ada lebam-lebam di sejumlah titik. Polisi kini mendalami penemuan mayat perempuan berumur 21 tahun ini. Polisi belum bisa menentukan apakah korban meninggal karena pembunuhan atau faktor lain.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menuturkan penemuan mayat itu bermula dari laporan Septri Anggini warga Selopamioro Imogiri Bantul. Perempuan inilah yang awalnya dititipi anak korban.
"Jadi pagi hari itu, korban menitipkan anaknya ke saksi Septi ditinggal kerja," terang dia, Minggu (8/12/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
DIY Terbitkan Pergub Larangan Sekolah Jual Seragam, Antisipasi Pungutan dan Titipan Vendor
-
Eks Lurah Condongcatur Ditahan Akibat Korupsi Tanah Kas Desa, Polisi Ungkap Modus Penyewaan Ilegal
-
Program MBG Libur, Harga Daging di Pasar Jogja Turun Drastis, Pembeli Bisa Menikmati Ayam Murah Lagi
-
Konflik Timur Tengah Mereda, tapi Harga BBM Belum Tentu Turun di Indonesia, Ini Penjelasan Ekonom
-
Dugaan Malpraktik Balita di RSUD Prambanan: Polda DIY Periksa 14 Orang!