SuaraJogja.id - AM (28) warga Puton RT 03 Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis Bantul ini mengaku tak sadar karena di bawah pengaruh minuman keras ketika menganiaya istrinya Reza Malinda (21) perempuan asal Dusun Blawong RT 01 Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis Bantul hingga tewas pada Sabtu (7/12/2024) lalu.
Lelaki ini naik pitam ketika dimarahi istrinya karena semalaman tidak pulang, padahal keduanya punya anak kecil. AM memukuli istrinya secara bertubi-tubi dengan tangan kosong dan benda di sekitarnya. Hingga akhirnya Reza Malinda ditemukan tewas di Gudang CV VIP ekspedisi di Dusun Pacar Brajan RT 03 Kalurahan Wonokromo Kapanewon Pleret Bantul.
Lelaki ini tertunduk lesu ketika dihadirkan di Mapolres Bantul. Di hadapan wartawan, AM mengaku menyesal telah membunuh istrinya. Malam sebelum kejadian, dia memang pamit ke luar rumah usai pulang kerja pukul 21.00 WIB.
"Saya menyesal. Saya tidak sadar karena sebelumnya minum-minuman keras," kata AM dikutip Sabtu (14/12/2024).
Dia mengaku baru kali ini melakukan aksi kekerasan terhadap istrinya. Namun dia tidak menampik sering ringan tangan ketika cekcok dengan istrinya. Selama ini, hubungan dengan istrinya memang kurang harmonis.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP I Dian Purnama menuturkan korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa oleh perempuan beranama SA yang sebelum kejadian dititipi anak oleh korban dengan alasan mau kerja. Korban menitipkan anaknya ke SA Sabtu pagi sekira pukul 05.00 WIB.
"Pukul 09.00 WIB AM datang ke rumah SA untuk mengambil anaknya. AM juga meminta SA datang ke Gudang CV VIP Ekspedisi di Wonokromo tempat penganiayaan," terang dia.
Saat tiba di gudang itu, SA mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan posisi tertelungkup. Tidak ditemukan luka di tubuh korban namun ada lebam-lebam di sejumlah titik. Luka benda tumpul di leher yang akhirnya memicu korban henti nafas.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat di Bantul, Dikira Boneka, Ternyata Pria Penuh Luka
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar