Charly van Houten vokalis Setia Band makan lesehan di Yogyakarta. [Charly_setiaku/Instagram]
Baginya kenikmatan sejati itu tak mengenal ruang dan situasi apapun, sebab yang terpenting jalani dengan tulus.
"Kenikmatan itu tak mengenal tempat, kondisi, situasi ruang dan waktu dan apapun. Yang paling penting siap dengan tulus jalanin peran yang ditugaskan Allah SWT Sang Maha Sutradara, sang Pemilik Saham atas Hidup dan Kehidupan, salam dan doaku," tulisnya.
Sebelum terkenal dan bergelimang harta, Charly dikenal sebagai pengamen jalanan yang hidup serba terbatas.
Derajat hidupnya kemudian naik setelah karyanya bersama ST12 digemari pecinta musik tanah air.
Meski telah menuai kesuksesan, nyatanya dalam kehidupan sehari-hari Charly tak meninggalkan akarnya sebagai orang biasa yang tetap membumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut
-
LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Mandiri Looping for Life di Road to INACRAFT Festival 2026: Rawat Warisan, Gerakkan Keberlanjutan