Charly van Houten vokalis Setia Band makan lesehan di Yogyakarta. [Charly_setiaku/Instagram]
Baginya kenikmatan sejati itu tak mengenal ruang dan situasi apapun, sebab yang terpenting jalani dengan tulus.
"Kenikmatan itu tak mengenal tempat, kondisi, situasi ruang dan waktu dan apapun. Yang paling penting siap dengan tulus jalanin peran yang ditugaskan Allah SWT Sang Maha Sutradara, sang Pemilik Saham atas Hidup dan Kehidupan, salam dan doaku," tulisnya.
Sebelum terkenal dan bergelimang harta, Charly dikenal sebagai pengamen jalanan yang hidup serba terbatas.
Derajat hidupnya kemudian naik setelah karyanya bersama ST12 digemari pecinta musik tanah air.
Meski telah menuai kesuksesan, nyatanya dalam kehidupan sehari-hari Charly tak meninggalkan akarnya sebagai orang biasa yang tetap membumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
Terkini
-
Ratusan Driver Gojek Yogyakarta Turun ke Jalan, Loyalitas pada Sosok yang Dianggap Mengubah Nasib
-
Purna Tugas sebagai Rektor UII, Fathul Wahid Ditetapkan sebagai Rektor Rakyat
-
Lurah Aktif Condongcatur Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi