Charly van Houten vokalis Setia Band makan lesehan di Yogyakarta. [Charly_setiaku/Instagram]
Baginya kenikmatan sejati itu tak mengenal ruang dan situasi apapun, sebab yang terpenting jalani dengan tulus.
"Kenikmatan itu tak mengenal tempat, kondisi, situasi ruang dan waktu dan apapun. Yang paling penting siap dengan tulus jalanin peran yang ditugaskan Allah SWT Sang Maha Sutradara, sang Pemilik Saham atas Hidup dan Kehidupan, salam dan doaku," tulisnya.
Sebelum terkenal dan bergelimang harta, Charly dikenal sebagai pengamen jalanan yang hidup serba terbatas.
Derajat hidupnya kemudian naik setelah karyanya bersama ST12 digemari pecinta musik tanah air.
Meski telah menuai kesuksesan, nyatanya dalam kehidupan sehari-hari Charly tak meninggalkan akarnya sebagai orang biasa yang tetap membumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
Terkini
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
5 Tempat Ayam Goreng Legendaris di Jogja yang Wajib Masuk List Weekend Kamu
-
Malaysia Healthcare Expo 2025 Berlangsung di Yogyakarta, Hadirkan 14 Rumah Sakit Terkemuka
-
Film 'Siapa Dia' Momentum Transformasi LSF dari Lembaga Sensor Jadi Lembaga Klasifikasi Umur
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?