SuaraJogja.id - Era teknologi digital hadir dengan berbagai kemudahannya termasuk soal urusan keuangan. Teknologi digital berupa penawaran layanan finansial seperti Pay Later hingga pinjaman online (pinjol) pun semakin masif.
Diperlukan kemampuan pengelolaan finansial yang bijak untuk menghadapi tantang itu, tidak terkecuali bagi generasi Z atau Gen Z. Pengamat Perbankan, Keuangan, dan Investasi, I Wayan Nuka Lantara menyebutkan Gen Z perlu mengelola keuangan secara benar.
Dimulai dari perencanaan keuangan dengan menentukan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Menurutnya, dua hal penting yang perlu diatur adalah mengatur pemasukan dan pengeluaran.
"Kemampuan seseorang untuk dapat menyiapkan masa depan ditentukan dari kemampuannya untuk saving atau investasi," kata Dosen Prodi Manajemen FEB UGM, melalui keterangan tertulisnya dikutip, Senin (27/1/2025).
Disampaikan Wayan, untuk mendapatkan saving yang positif untuk investasi maka perlu meningkatkan pendapatan dan menekan pengeluaran. Selain itu, diperlukan kedisiplinan untuk tidak terlalu konsumtif dengan belajar menyusun skala prioritas kebutuhan.
"Penting untuk memilah-milah mana yang kebutuhan dan mana yang hanya sekadar keinginan," tegasnya.
Fenomena yang saat ini sedang marak yakni Fear of Missing Out (FOMO), lanjut Wayan, semakin mendorong Gen Z untuk bertindak konsumtif. Kebiasaan ini biasanya lebih kepada pemenuhan keinginan daripada kebutuhan.
"Apabila dilakukan dengan penuh kesadaran, maka akan mendorong mereka menggunakan sumber eksternal seperti Pay Later, pinjaman online, bahkan judi online," ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa pembagian jenis dana dan alokasinya juga penting dilakukan. Misalnya, dana untuk transaksi, investasi, dan dana darurat.
Baca Juga: Selain EWS, Ini Strategi Mitigasi Tanah Longsor dari Ahli Geologi UGM
"Alokasikan dana darurat berapa persen, investasi berapa persen, dan sisanya untuk konsumsi," imbuhnya.
Kemerdekaan finansial, Wayan bilang tidak bisa tercipta dalam waktu singkat. Diperlukan proses dari kebiasaan yang dibentuk secara konsisten baik soal menabung atau mengelola pemasukan serta pengeluaran.
Dia menjelaskan bahwa proses ini butuh kesabaran dan konsistensi agar setiap bulannya dapat menyisihkan uang. Tujuannya tentu bukan untuk menjadi miliyader atau triliuner, namun agar dapat menikmati proses mengatur keuangan dan belajar berinvestasi.
"Saat mereka lulus kuliah nantinya diharapkan bisa memiliki penghasilan stabil dan kemampuan investasi menjadi lebih meningkat. Ini bukan persoalan bisa menyisihkan berapa banyak tetapi harus belajar untuk melakukan investasi," tuturnya.
Pemahaman yang benar akan investasi juga menjadi elemen penting dalam mewujudkan kebebasan finansial. Wayan menyebutkan di era saat ini yang serba online, banyak kemudahan yang tersedia untuk berinvestasi di berbagai platform.
Wayan meminta Gen Z untuk tidak terjebak dalam tren investasi tanpa mempertimbangkan profil risiko pribadi. Ia pun membagikan tips aman berinvestasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival