Galih Priatmojo
Minggu, 02 Februari 2025 | 19:42 WIB
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad di Yogyakarta, Minggu (2/2/2025).

SuaraJogja.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru saja mendeteksi dua siklon tropis mendekati Yogyakarta. Siklon 99S dan 90S yang saat ini berada di Samudera Hindia bagian selatan diperkirakan akan berdampak signifikan pada cuaca di kota ini mulai Selasa (4/2/2025).

"Kedua siklon [yang mendekat] ini akan berpotensi meningkatkan curah hujan di atas rata-rata di wilayah DIY, dengan intensitas sedang hingga lebat," papar kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Noviar Rahmad di Yogyakarta, Minggu (2/2/2025).

Menurut Noviar, dampak siklon tersebut bisa berpotensi memicu beberapa bencana di Yogyakarta pada 1 Februari hingga puncaknya pada 5 Februari 2025 mendatang. Sebut saja  longsor, banjir hingga pohon tumbang akibat angin kencang. 

Noviar menyebutkan sejumlah daerah perlu diwaspadai mengalami longsor. Sebut saja kawasan Perbukitan Menoreh dan area perbukitan lainnya yang rawan longsor.

Gelombang tinggi antara 3-5 meter juga diperkirakan akan terjadi di sepanjang pantai selatan DIY. Karenanya semua pihak di kawasan pantai dimintai mewaspadai potensi bencana tersebut.

"Masyarakat yang tinggal di daerah dengan rekahan tanah, khususnya di Kulon progo, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan," tandasnya.

Noviar menambahkan, berdasarkan pengalaman pada tragedi di Pantai Drini, pembatasan aktivitas di kawasan wisata panta pun perlu dibatasi. Meski demikian, obyek wisata pantai tetap dibuka dengan pembatasan aktivitas. 

BPBD DIY sendiri telah mengoordinasikan langkah antisipasi dengan pemerintah kabupaten dan kota melalui sekretaris daerah masing-masing untuk mengantisipasi potensi bencana. Namun masyarakat diminta mengikuti arahan dari pihak berwenang dan menjauhi zona-zona yang diperkirakan berbahaya selama periode tersebut.

"Wisatawan dilarang berenang dan nelayan dilarang melaut saat gelombang tinggi," imbuhnya.

Baca Juga: Rental Motor di Jogja Panen saat Libur Panjang, Sebanyak 4.000 Lebih Unit Ludes Disewa

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More