SuaraJogja.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru saja mendeteksi dua siklon tropis mendekati Yogyakarta. Siklon 99S dan 90S yang saat ini berada di Samudera Hindia bagian selatan diperkirakan akan berdampak signifikan pada cuaca di kota ini mulai Selasa (4/2/2025).
"Kedua siklon [yang mendekat] ini akan berpotensi meningkatkan curah hujan di atas rata-rata di wilayah DIY, dengan intensitas sedang hingga lebat," papar kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Noviar Rahmad di Yogyakarta, Minggu (2/2/2025).
Menurut Noviar, dampak siklon tersebut bisa berpotensi memicu beberapa bencana di Yogyakarta pada 1 Februari hingga puncaknya pada 5 Februari 2025 mendatang. Sebut saja longsor, banjir hingga pohon tumbang akibat angin kencang.
Noviar menyebutkan sejumlah daerah perlu diwaspadai mengalami longsor. Sebut saja kawasan Perbukitan Menoreh dan area perbukitan lainnya yang rawan longsor.
Gelombang tinggi antara 3-5 meter juga diperkirakan akan terjadi di sepanjang pantai selatan DIY. Karenanya semua pihak di kawasan pantai dimintai mewaspadai potensi bencana tersebut.
"Masyarakat yang tinggal di daerah dengan rekahan tanah, khususnya di Kulon progo, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan," tandasnya.
Noviar menambahkan, berdasarkan pengalaman pada tragedi di Pantai Drini, pembatasan aktivitas di kawasan wisata panta pun perlu dibatasi. Meski demikian, obyek wisata pantai tetap dibuka dengan pembatasan aktivitas.
BPBD DIY sendiri telah mengoordinasikan langkah antisipasi dengan pemerintah kabupaten dan kota melalui sekretaris daerah masing-masing untuk mengantisipasi potensi bencana. Namun masyarakat diminta mengikuti arahan dari pihak berwenang dan menjauhi zona-zona yang diperkirakan berbahaya selama periode tersebut.
"Wisatawan dilarang berenang dan nelayan dilarang melaut saat gelombang tinggi," imbuhnya.
Baca Juga: Rental Motor di Jogja Panen saat Libur Panjang, Sebanyak 4.000 Lebih Unit Ludes Disewa
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor