Lurah Clongop Haryanto menyebut longsor disebabkan curah hujan nan tinggi yang mengguyur wilayahnya sejak pukul 14.00 WIB.
Material longsoran dari tebing setinggi 4 meter menimpa tikungan jalan Clongop baru hingga memutus akses sementara Jogja - Klaten.
"Untuk longsornya terjadi pukul 17.00 WIB. Beruntung saat itu terjadi tak ada kendaraan yang melintas dan warga yang berkerumun di wilayah tersebut," ungkapnya.
Sementara tertutup material longsor, warga yang melintas di jalan Clongop dialihkan melalui Jelok atau Sampang.
"Tadi pagi Kapolsek dengan Panewu sudah melakukan pengecekan di lokasi. Karena belum memungkinkan, jalur dialihkan," tambah Haryanto.
Potensi Longsor Susulan
Kepala BPBD Gunungkidul Purwono menjelaskan pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait potensi longsor susulan yang disebabkan adanya retakan di atas lokasi longsor
"Dikatakannya retakan ini ada 40 meter, namun untuk potensi longsoran susulan mencapai meter," jelasnya.
Lebih jauh ia meminta warga yang kerap melintas di jalur Clongop untuk meningkatkan kewaspadaan terutama selama musim penghujan masih terjadi.
Baca Juga: Sambut Arus Mudik, Terminal Wonosari Gelar Ramp Check dan Siapkan Karpet Lesehan di Ruang Tunggu
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup