SuaraJogja.id - Kulit yang terasa kering, kusam, dan kehilangan elastisitasnya bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah dehidrasi yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan asupan cairan, pola makan yang berubah, dan kurangnya waktu istirahat.
Ada banyak cara untuk mengatasi dehidrasi pada kulit, dengan mengkonsumsi air putih yang cukup, memperbanyak asupan buah dan sayur yang kaya nutrisi, serta mengatur waktu tidur agar tubuh memiliki waktu untuk memulihkan diri. Hal tersebut menjadi langkah-langkah yang penting untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.
Cara lainnya adalah memberikan perlindungan ekstra untuk menjaga kelembapan dan kekuatan kulitmu dengan memakai produk perawatan kulit yang mengandung kolagen, seperti rangkaian Farm Stay Collagen Series.
Produk ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk kulitmu agar #StayBeautifulwithFarmStay. Kolagen berperan penting dalam memperbaiki pelindung kulit, mengunci hidrasi, dan menjaga kulit tetap kenyal serta bercahaya.
Kolagen menjadi protein struktural utama dalam kulit yang memiliki peran penting untuk menjaga kekuatan, elastisitas, dan hidrasi kulit. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami menurun, yang dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan munculnya tanda-tanda penuaan, seperti kerutan pada wajah.
Keistimewaan rangkaian skincare Farm Stay Collagen Series adalah kandungan Hydrolyzed Collagen yaitu bentuk kolagen yang telah mengalami proses Hidrolisis Enzimatik sehingga dipecah menjadi peptida yang lebih kecil atau asam amino. Proses ini bertujuan untuk membuat kolagen lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh, baik saat dikonsumsi dalam bentuk suplemen maupun diaplikasikan secara topikal dalam produk perawatan kulit.
Diketahui hydrolyzed collagen atau yang lebih dikenal dengan antioksidan adalah zat aktif yang populer dalam dunia skincare. Mengutip jurnal Antioxidants, zat tersebut memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesehatan kulit, memiliki tingkat kecocokan yang tinggi pada kulit, serta minim resiko reaksi alergi pada kulit.
Selaras dengan itu, menilik Jurnal of Molecular Sciences, pada penelitian tersebut 22 wanita Asia yang menggunakan skincare dengan bahan hydrolyzed collagen mendapatkan perbedaan yang signifikan pada kulit. Zat tersebut mampu memperbaiki kerutan dan menambah elastisitas kulit dalam 4 minggu tanpa disertai efek samping.
Menurut Medical Aesthetic Practitioner, dr. Fika Putri Aesthetika, B.Med.Sc., MARS, rangkaian Collagen Series ini memiliki efek soothing dan menenangkan kulit.
Baca Juga: LBC Skincare Ulang Tahun ke-25, Gelar Serangkaian Acara Menarik hingga Hadirkan Nowela Idol
“Ampoule dan pelembap dalam rangkaian ini berasal dari Korea, di mana iklimnya cenderung dingin, sehingga membutuhkan pelembap dengan dosis lebih tinggi. Selain memberikan kelembapan intens, kandungan kolagen di dalamnya juga berperan dalam membantu mengencangkan kulit wajah,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Waspada Penyakit Ginjal! Ini Tanda-Tanda yang Muncul di Kulit
-
Glowing Maksimal di Hari Raya, Ini Rahasia Kulit Sehat dan Terhidrasi
-
4 Rekomendasi Facial Wash Beras untuk Kulit Lebih Halus dan Bercahaya
-
Mengenal Perawatan Thermage FLX yang Viral Baru-baru Ini
-
Kontroversi PT Avo Innovation Technology PHK Karyawan Mendadak, Caranya Eksekusi Disorot
Terpopuler
- Pesona Harley-Davidson X350: Mesin Sedikit di Atas XMAX tapi Harga Lebih Murah dari Kawasaki Ninja
- Ridwan Kamil Diduga Selingkuh, Disebut Kabur Saat Tahu Lisa Mariana Hamil
- Diduga Selingkuhan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Ngaku Pernah Disuruh Gugurkan Kandungan Saat Hamil
- Perempuan Diduga Selingkuhan Ridwan Kamil Pilih Speak Up Demi Mendapatkan Nafkah Atas Anaknya
- Ridwan Kamil Diduga Selingkuh, Keputusan Zara Lepas Hijab Kembali Dipertanyakan
Pilihan
-
Kenakan Rompi Oranye dan Hadiri Sidang Hasto Kristiyanto, FX Rudy: Murni Kasus Politis!
-
Lebaran Perdana era Prabowo Hambar: Ekonomi Lesu, Uang Beredar Turun dan Jumlah Pemudik Turun
-
2 Laga, 2 Gol, Ole Romeny: Saya Mau Jadi Bagian Penting Timnas Indonesia
-
Produsen Otomotif Mulai Khawatir Imbas Tarif Baru Trump, Ekonomi Indonesia Bisa Terdampak?
-
Ayah Masuk Islam di Indonesia, PSSI Belum Proses Naturalisasi Miliano Jonathans
Terkini
-
H-3 Lebaran Jogja masih Lengang, Pemkot Tetap Siaga Sambut Pemudik
-
Exit Tol Prambanan Sepi Peminat, Tamanmartani "Overload": Apa yang Terjadi dengan Arus Mudik Lebaran?
-
Dukung Kelancaran Mudik 2025, BRI Hadirkan Posko Mudik di Titik Strategis
-
DJPb DIY Sebut Belanja Negara Menjaga Pertumbuhan Ekonomi di DIY
-
Lebaran Kelabu di Yogyakarta, Kebijakan Anggaran Pemerintah Bikin Daya Beli Masyarakat Anjlok